Kompas.com - 03/05/2019, 09:20 WIB
. ..

KOMPAS.com -  Kamu pernah merasakan pegal di leher dan lalu mencoba meredakannya dengan menghentak atau memutarnya hingga mengeluarkan bunyi?

Sensasi sesaat yang dirasakan dari kebiasaan ini memang melegakan.

Rasa penat dan pegal di sekitar leher seolah lenyap saat bunyi "kreteekkk" terdengar dari sendi-sendi di sana. Bukan begitu?

Bahkan, di Indonesia kebiasaan ini pun kerap terbawa dalam layanan tambahan tukang cukur rambut (barbershop) yang memijat pelanggan usai berpangkas.

Salah satunya adalah dengan memutar leher perlahan, dan kemudian menghentaknya hingga mengeluarkan bunyi.

Jika kamu memiliki kebiasan itu, mungkin kini saatnya untuk lebih berhati-hati.

Pengalaman yang dialami lelaki berusia 28 tahun di Oklahoma, Amerika Serikat ini sangat mengerikan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Jangan Menggerakkan Leher Secara Berlebihan

Josh Hader -demikian nama lelaki itu, mengalami stroke akibat kebiasaannya menghentak leher.

Josh HaderREPRO BIDIK LAYAR ABC13 Josh Hader
Tim dokter yang menanganinya, -seperti dikutip dari laman abc13, mengatakan, kebiasaan buruk itu telah merobek vertebral artery, pembuluh darah utama yang membawa darah ke otak.

"Sesaat setelah saya mendengar bunyi dari leher, tiba-tiba seluruh bagian kiri di tubuh saya seperti mati rasa," kata Hader mengawali ceritanya.

Halaman:


Sumber abc13
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.