Waspadai, Penyebab Bercak Putih di Lidah

Kompas.com - 25/06/2019, 12:23 WIB
Ilustrasi lidahRoman Samborskyi/Shutterstock Ilustrasi lidah

KOMPAS.com - Permukaan lidah memang tidak pernah bersih mengingat bagian tubuh ini adalah gerbang pertama berbagai jenis makanan dan minuman yang masuk ke tubuh. Terkadang, muncul semacam selaput warna putih di bagian lidah.

Lapisan tersebut ternyata disebabkan karena infeksi jamur. Kasus semacam ini bisa menyerang siapa saja. Namun, orang dengan kondisi tertentu lebih rentan mengalaminya.

Menurut otolaringologi (dokter THT) Tony Reisman, infeksi jamur di mulut biasanya terjadi pada anak-anak yang sistem kekebalannya sedang berkembang atau orang berusia lanjut yang sistem kekebalannya mulai menurun.

Memang sulit untuk memastikan apakah bercak putih di lidah ini memang disebabkan oleh jamur candida atau sebab lain.

Jika bercak putih itu memang disebabkan oleh jamur Candida, ciri-cirinya bisa meliputi hal berikut ini:

  • Munculnya lapisan putih seperti keju cottage.
  • Kemerahan, terbakar, atau sakit.
  • Perubahan kemampuan untuk merasakan.
  • Lidah atau sudut bibir pecah-pecahh.
  • Terasa kering, seperti kapas atau amplas.

"Anda mungkin tidak memerlukan diagnosis dokter karena infeksi ini sering hilang dengan sendirinya begitu menghentikan apa pun yang pemicunya," kata Reisman.

Misalnya saja jika pemicu bercak putih di lidah adalah antibiotik, maka tunggu beberapa minggu untuk memberi waktu tubuh kembali menyeimbangkan jamur secara alami.

Selain itu jaga kebersihan mulut selama tiga hingga empat minggu untuk melihat apakah infeksi ini dapat sembuh dengan sendirinya.

Jika infeksi ini tak kunjung sembuh, sudah waktunya untuk meminta bantuan dokter. Kemungkinan penyebab lain seperti:

  • Sindrom mulut terbakar atau sensasi terbakar di mulut tanpa penyebab yang jelas.
  • Lidah geografis atau bercak tidak berbahaya di bagian atas dan samping lidah tanpa sebab yang diketahui.
  • Lesi prakanker atau kanker.

Jika memanag bercak putih itu karena infeksi jamur, dokter kemungkinan akan memberikan obat kumur anti jamur yang bisa digunakan selama 10 hingga 14 hari untuk mengembalikan keseimbangan jamur alami.

Baca juga: Waspadai, 9 Perubahan Warna pada Lidah...

Jika masih belum membaik atau semakin parah, kunjungi dokter spesialis telinga, hidung dan tenggorokan untuk mengetahui penyebab dan mendapatkan perawatan.

Orang yang rentan mengalami infeksi jamur - baik karena pemakaian gigi palsu, obat penekan sistem kekebalan tubuh atau kondisi seperti HIV - harus melakukan langkah pencegahan karena menggunakan obat antijamur tidak berfungsi secara permanen.

Untuk mencegahnya, Reismen menyarakan melakukan langkah berikut ini:

  • Kunjungi dokter gigi: Jaga kebersihan mulut dengan baik, termasuk pembersihan gigi di klinik dokter dua kali setahun.
  • Berkumur: Jika membutuhkan steroid inhaler, pastikan untuk berkumur setelah menggunakannya.
  • Minum air: Jaga agar tubuh tetap terhidrasi sehingga mulut tidak kering.
  • Kontrol kadar gula: Batasi makanan manis yang merupakan makanan jamur dan pertahankan kadar gula darah yang baik, terutama jika menderita diabetes.
  • Berhenti merokok: Bagaimanapun juga merokok sangat buruk untuk kesehatan.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X