Cara Membuat Burger yang Sehat dan Tetap Lezat

Kompas.com - 02/11/2019, 13:49 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Meski bukan hidangan asli Indonesia, burger termasuk makanan yang jadi favorit bagi kita. Cara membuat burger pun sebenarnya cukup sederhana.

Burger terdiri dari setangkup roti bundar yang diisi dengan daging giling berlemak ditambah  aneka topping dan saus yang membuat kandungan lemak dan kalorinya makin tinggi.

 Bila kamu mengonsumsinya, butuh push up tanpa henti selama satu jam untuk membakarnya.

Karena tinggi lemak dan kalori itulah, banyak orang yang menganggap burger bukan makanan sehat. Padahal, burger masih punya potensi menjadi makan sehat berdasarkan pemilihan bahan-bahan dan porsinya.

Memilih jenis daging untuk burger sehat

Banyak yang beranggapan bahwa burger identik dengan isian berupa daging sapi yang digiling.

Sebetulnya, daging burger (beef patty) bisa diganti dengan daging ayam, daging kalkun, daging ikan, jamur, bahkan tempe. Semua tergantung pada kreativitas orang yang memasaknya.

Supaya burger menjadi makanan sehat, salah satu kuncinya adalah memilih jenis daging sapi rendah lemak. Dengan ini, burger bisa menjadi sumber protein, zinc, vitamin B12, selenium, fosfor, niacin, dan zat besi yang baik.

Sebagai contohnya, daging rendah lemak bisa dimanfaatkan. Dalam 100 gram daging ini, mengandung kurang dari:

  • 10 gram lemak total.
  • 4,5 gram lemak jenuh.
  • 95 miligram kolesterol.

Bagian daging sapi yang termasuk rendah lemak adalah has dalam (tenderloin), gandik (round), dan sandung lamur (brisket).

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X