BrandzView
Konten ini merupakan kerja sama Kompas.com dengan OPPO

Sambung Kebersamaan Ramadhan dengan Silaturahmi Virtual selama Pandemi Covid-19

Kompas.com - 06/05/2020, 17:13 WIB
Ilustrasi buka puasa bersama secara virtual. ShutterstockIlustrasi buka puasa bersama secara virtual.
Penulis Agung Dwi E
|

KOMPAS.com – Doni Saputra (32) tidak pernah membayangkan bila Lebaran tahun ini akan dijalani seorang diri di Jakarta. Sudah sekitar delapan tahun ia merantau dan baru kali ini ia tidak bisa berkumpul dengan keluarganya.

Doni sebenarnya sudah memegang tiket kereta Jakarta-Bojonegoro untuk perjalanan pergi-pulang. Ia sudah membeli tiket itu jauh-jauh hari, sama seperti tahun-tahun sebelumnya.

Namun, tahun ini keinginannya untuk bertemu keluarga setahun sekali tidak bisa dipenuhi. Lebih pelik lagi, Doni harus menjalani Ramadhan sendirian di kamar kos berukuran 4 x 5 meter.

“Karena ada Covid-19, tahun ini harus prihatin,” kata Doni bercerita. “Awalnya agak berat karena sendirian kan. Lalu, mulai mencoba menerima. Untungnya ada internet dan smartphone, jadi bisa selalu terhubung dan tidak merasa sendirian,” imbuh pegawai swasta di Jakarta ini.

Baca juga: 5 Latihan Sederhana untuk Dicoba saat Puasa Ramadhan

Internet dan ponsel pintar menjadi penyelamat Doni dan jutaan penduduk Jakarta yang harus menjalani ibadah Ramadhan selama masa pandemi. Lewat teknologi tersebut, silaturahmi secara virtual bisa terus terjalin.

Silaturahmi atau terus terhubung dengan orang terdekat juga dapat menurunkan risiko stres dan perasaan terisolasi. Saling berbagi ini dapat menumbuhkan perasaan positif dan baik bagi kesehatan mental.

Menurut riset yang diterbitkan di Jurnal British Medical Journal pada 2008, kebahagiaan seseorang juga dipengaruhi kualitas hubungan silaturahmi.

Seseorang akan lebih bahagia bila punya kualitas hubungan silaturahmi yang baik. Sebab, saat berhubungan secara sosial, hormon oksitosin yang memicu kebahagiaan akan dilepaskan.

Baca juga: Hikmah Ramadhan: Menguji Iman dan Imun saat Pandemi Covid-19 di Bulan Ramadhan

Selama menjalani ibadah Ramadhan di masa pandemi, silaturahmi secara virtual harus tetap dijalankan secara rutin. Meski demikian, silaturahmi tersebut harus dijaga agar kedekatan terus bisa dirasakan.

Saat ini ada beragam cara yang dapat dilakukan agar silaturahmi dapat terasa dekat meski dilakukan secara virtual. Nah, berikut ini Kompas.com rangkum cara memaksimalkan silaturahmi secara virtual.

Buat acara buka bersama secara virtual

Ilustrasi berbuka bersama virtual.Shutterstock. Ilustrasi berbuka bersama virtual.

Saat ini, Anda memang tidak bisa mengadakan acara buka puasa bersama seperti Ramadhan-Ramadhan sebelumnya. Namun, jangan khawatir. Anda tetap bisa mengadakan ritual tersebut. Tentu saja dengan cara berbeda.

Khusus tahun ini, Anda bisa berbuka bersama dengan teman dan keluarga melalui teknologi video conference. Anda bisa memanfaatkan beragam platform digital, seperti Hangout, Zoom, WhatsApp, dan lain sebagainya.

Buat jadwal khusus buka puasa bersama virtual ini. Misalnya, untuk hari ini buka puasa bersama teman-teman SMA, hari lainnya buka bersama dengan teman-teman kantor. Beri jeda jadwal tersebut biar Anda sendiri tidak merasa jenuh.

Ngabuburit sambil main gim daring bersama

Physical distancing bukan berarti Anda tidak bisa melakukan kegiatan ngabuburit. Anda bisa memanfaatkan kegiatan seru saat ngabuburit dengan bermain gim daring bersama.

Pilih gim yang bisa dimainkan oleh semua orang. Bisa memilih gim seperti PUBG atau Mobile Legends. Bisa pula Anda memilih gim sederhana, seperti tebak gambar di Gartic.io.

Bermain gim bersama tersebut betul-betul bisa meningkatkan kebersamaan. Anda bisa lupa dengan Covid-19 yang menyebabkan cemas.

Baca juga: Keutamaan Sepuluh Hari Kedua di Bulan Ramadhan

Nonton film ramai-ramai di akhir pekan Ramadhan

Ilustrasi menonton film ramaian secara daring.Shutterstock. Ilustrasi menonton film ramaian secara daring.

Nonton film bisa pula jadi alternatif sebagai ajang silaturahmi virtual biar tidak monoton. Sekarang ini, Anda bisa mengeset acara menonton film bersama, meski Anda dan teman atau keluarga tidak sedang dalam satu lokasi.

Anda bisa menggunakan ekstensi Netflix Party di browser Google Chrome atau menggunakan aplikasi Discord. Lewat dua cara ini, Anda bisa menonton film bersama selayaknya menonton di bioskop.

Sambil menonton, Anda bisa mengobrol lewat chat room atau voice call yang tersedia di dua aplikasi tersebut sembari menonton film. Jadi, saat menonton, Anda dan teman Anda bisa kaget, tertawa, dan bahkan menangis bersama.

Patut dicoba untuk mengeratkan silaturahmi selama Ramadhan tahun ini.

Karaoke bersama

Selain menonton film, karaoke bersama secara virtual juga patut dicoba. Anda bisa menggunakan aplikasi karaoke, seperti Smule. Namun, Smule sayangnya hanya bisa untuk berduet saja.

Bila ingin berkaraoke lebih dari dua orang, Anda bisa menggunakan platform Watch2Gether. Sejatinya, platform ini biasa digunakan untuk menonton video bersama-sama. Namun, tetap bisa dimanfaatkan untuk berkaraoke bersama.

Anda tinggal mengunjungi situs web atau mengunduh aplikasi Watch2Gether, klik atau tap “Create Your Room” untuk membuat ruang karaoke. Lalu, undang teman-teman Anda untuk gabung dengan membagikan tautan room yang Anda buat.

Di Wathc2Gether, selain audio, Anda juga bisa berbagi video dari perangkat yang Anda gunakan secara live. Jadi, Anda seru-seruan berkaraoke bersama teman-teman.

Berbagi pesan positif lewat beragam media sosial

Ilustrasi silaturahmi virtual dengan video conference.Shutterstock. Ilustrasi silaturahmi virtual dengan video conference.

Mempererat tali silaturahmi enggak harus terus-terusan menggunakan video conference. Anda dapat juga membagikan pesan positif yang sederhana lewat beragam media sosial.

Anda bisa menggunakan berbagi tautan artikel-artikel yang memberikan efek positif, seperti tip memasak, tip tetap produktif selama menjalani aktivitas di rumah, atau informasi tentang buku-buku menarik.

Selain itu, Anda dapat pula mengirim pesan selamat Ramadhan atau ucapan menguatkan lainnya melalui Instagram Stories, WhatsApp Stories, atau pesan instan. Pesan-pesan ini bisa makin menguatkan satu sama lain selama pandemi Covid-19.

Cara-cara tersebut dapat Anda gunakan untuk bersilaturahmi secara virtual. Anda bisa melakukan kegiatan-kegiatan tersebut secara selang-seling sesuai kenyamanan. Yang terpenting, silaturahmi bukan soal kuantitas, melainkan soal kualitas.

Nah, agar kualitas silaturahmi virtual semakin dekat, Anda bisa menggunakan smartphone Oppo Reno3 Pro. Dengan ponsel tersebut, Anda bisa merasakan komunikasi virtual #SejernihDepanMata, meski melalui video conference.

Baca juga: Begini Hasil Jepretan Kamera Oppo Reno3 Pro

Ponsel Oppo Reno3 Pro ini sudah dilengkapi 44MP Dual Punch Hole Kamera. Saat melakukan video call atau video conference, kualitas video yang dihasilkan sangat jernih, baik saat siang maupun malam hari.

Kamera depan tersebut juga dapat digunakan untuk membuat ucapan selamat Ramadhan yang bisa dibagikan di Instagram Stories maupun WhatsApp Stories.

Selain kamera depan yang mumpuni, teknologi Oppo Screen Image Engine (OSIE) akan membuat video Anda tetap berkualitas bagus saat diunggah di Instagram Stories.

Oppo Reno3 Pro juga dibenami fitur Ultra Clear 108MP Image. Dengan fitur ini, Anda bisa menghasilkan foto dengan sangat detail dan warna yang dihasilkan sangat jernih.

Baca juga: Spesifikasi dan Harga Oppo Reno3 Pro di Indonesia

Dari sisi video, kemampuan Oppo Reno3 Pro juga ditingkatkan. Smartphone Oppo ini dilengkapi fitur Ultra Steady 2.0 yang jauh lebih stabil dan jernih. Dengan demikian, perekaman video momen terbaik Ramadhan akan maksimal.

Saat ini, Oppo sedang mengadakan promo #SejernihDepanMata yang berlangsung pada 1-31 Mei 2020. Lewat promo ini, konsumen dapat berdonasi secara langsung untuk setiap pembelian produk Oppo. Untuk informasi lebih lengkap, Anda bisa klik tautan ini.


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya