Biarkan Anak Belajar dari Kegagalan Agar Lebih Tangguh

Kompas.com - 10/06/2020, 08:06 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KOMPAS.com—Kegagalan jangan selalu dinilai sebagai sesuatu yang buruk, terlebih pada anak. Kegagalan justru bisa jadi kesempatan untuk anak belajar dari pengalaman sehingga ia tumbuh menjadi pribadi yang lebih tangguh.

Sebagai orangtua kita perlu bersikap lebih longgar terhadap kegagalan anak. Ada kalanya kita juga membantu dan memberi dorongan semangat agar mereka tidak patah semangat untuk bangkit lagi. 

Untuk itu, pertimbangkan beberapa hal berikut untuk mengajarkan anak bangkit dari kegagalan yang dialaminya.

1. Dorong keterampilan pemecahan masalah

Ketika anak merasa bahwa tidak dapat menyelesaikan masalah dan merasa gagal, jangan selalu langsung "menyelamatkan mereka".

Contoh kecil misalnya mereka memecahkan mainan teman atau adiknya, jangan buru-buru  menggantinya.

Tanyakan pada anak, "kira-kira bagaimana perasaan teman atau adik kamu? Apa yang bisa kamu lakukan untuk menggantinya? Bagaimana cara kamu menyelesaikan masalahnya?"

"Mengajak anak untuk merenungkan masalah itu memang butuh waktu, tetapi bisa jadi kesempatan bagi anak untuk belajar menyelesaikannya. Ini juga dapat mengembangkan kepercayaan diri dan penilaian moral anak," kata  Rebecca Han, spesialis program senior di Odyssey the Global Preschool, seperti dilansir dari Asiaone.

Baca juga: 3 Cara Membentuk Kepribadian Anak

2. Mengelola ekspektasi

Orangtua tidak selalu ada untuk menghibur dan berada di samping sang anak setiap kali mengalami kegagalan. Namun, hal ini justru akan membantu anak mengelola ekspektasi dan belajar cara mengatasi kegagalan.

Halaman:


Sumber asiaone
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X