Kompas.com - 05/02/2021, 18:27 WIB
Ilustrasi wajah shutterstockIlustrasi wajah
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 membuat banyak bisnis mengalami kesulitan sepanjang tahun 2020. Banyak industri mengalami kerugian, sebagian di antaranya bahkan terpaksa menutup usaha.

Meski begitu, tidak semua sektor terdampak negatif. Ada beberapa usaha yang justru menunjukkan pertumbuhan positif karena mereka tidak terlalu terpengaruh. Industri kosmetik adalah salah satunya.

Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS), pada kuartal pertama tahun 2020, pertumbuhan industri kimia, farmasi, dan obat tradisional, termasuk sektor kosmetik, justru naik 5,59 persen.

Tahun 2021 ini bahkan diramalkan bahwa pasar kosmetik di Indonesia akan tumbuh 7 persen. Hal ini tidak lepas dari makin banyaknya orang yang sudah merasa nyaman berbelanja online untuk kosmetik.

Nah, dengan pertumbuhan sebesar itu, apa sajakah yang akan menjadi tren kosmetik, kecantikan, dan perawatan tubuh di tahun 2021?

Menurut PT Cosmax Indonesia, perusahaan yang membuat berbagai jenis kosmetik untuk banyak merek luar dan dalam negeri, tren itu bisa disimpulkan melalui SEMANGAT.

SEMANGAT adalah singkatan dari Serum, Eye point makeup, Maskne, Anti-bacteria, Non-transfer, Glow, Anti-sun, dan Transparent. Mari kita lihat masing-masing bagian dari tren itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Serum

Serum adalah salah satu produk kosmetik yang menjadi tren di Indonesia sejak tahun 2020. Serum disukai karena dianggap sebagai salah satu produk perawatan kulit yang efektif.

Serum wajah memang bekerja pada kulit dengan cara ajaib karena molekulnya dapat menembus lapisan kulit lebih dalam. Serum juga mengandung kadar zat aktif dibandingkan produk skin care lain, seperti pelembap dan krim biasa.

Menurut Rian Destiyani, Part-Leader Research and Development PT Cosmax Indonesia, ada dua bahan yang menjadi primadona produk serum di Indonesia, yaitu retinol dan peptide.

"Banyak brand lokal menciptakan inovasi menggunakan retinol, dan bahan ini sepertinya akan banyak ditemui pada produk di tahun 2021," ujar Destiyani dalam webinar mengenai produk kecantikan vegan, Jumat (29/1/2021).

Selain itu ada juga beberapa bahan yang akan menjadi tren dalam produk skincare di Indonesia, di antaranya ceramide, niacinamide, glycolic acid, hyalluronic acid, lactic acid, squalene, mugwort, dan bakuchiol.

PT Cosmax Indonesia sendiri sedang mengembangkan produk dari bakuchiol yang secara tradisional sudah digunakan dalam perawatan kulit di China dan dalam perawatan Ayurveda. Bakuchiol memiliki manfaat untuk memperbaiki kulit tanpa menimbulkan iritasi.

Selain itu, untuk perlindungan kulit, PT Cosmax juga memanfaatkan Swiss Alpine Rose, yang tumbuh di Pegunungan Alpen. Bunga yang tahan terhadap lingkungan yang keras ini rupanya juga memiliki kandungan yang melindungi kulit lewat antioksidannya.

Eye point Makeup

Tidak berbeda dari tahun 2020, di tahun ini penggunaan masker wajah akan membuat orang lebih fokus pada riasan mata. Karenanya, produk makeup yang akan banyak dicari antara lain eyeliner, pop-up eye shadow, dan maskara.

Untuk eyeliner, akan hadir banyak warna seperti coklat atau jingga atau lebih cerah, bukan hanya hitam. Selain itu produk-produk eyeliner terbaru akan dibuat menggunakan formula yang menjadikannya lebih tahan lama.

Maskne

Menurut penelitian, 84 persen orang Indonesia yang disurvey mengaku selalu memakai masker saat berada di tempat umum selama pandemi. Namun banyak di antaranya yang mengaku penggunaan masker membuat kulitnya berjerawat.

Menggunakan masker memang bisa membuat kulit berkeringat dan berminyak, yang kemudian bisa menjadi bruntusan, inflamasi, hingga menimbulkan jerawat.

Efek penggunaan masker ini membuat banyak brand menciptakan produk yang disebut maskne guna mengatasi jerawat yang muncul.

Anti bakteri

Pandemi juga menyebabkan orang lebih peduli pada kebersihan tubuhnya, sehingga mencari produk anti bakteri dan anti kuman. Yang termasuk produk ini antara lain sanitizer dan sabun.

Saat ini banyak sabun, body cream, dan hand cream bahkan dilabeli sebagai anti bakteri. Salah satu bahan yang dipakai adalah mugwort dengan khasiat anti bakteri, anti jamur, dan anti inflamasi.

Mugwort sudah digunakan secara tradisional dalam pengobatan Korea. Untuk perawatan kulit, bahan ini diyakini memiliki manfaat penyembuhan dan detoksifikasi sehingga banyak dipakai pada produk antijerawat atau kulit sensitif.

Non transfer

Karena pandemi memaksa orang mengenakan masker, maka banyak orang mencari produk makeup yang tidak menempel di masker. Produk-produk yang dimaksud bukan hanya cushion, namun juga lipstik dan produk untuk bibir lainnya.

"Cosmax sendiri memperkenalkan produk makeup non transfer yang dibuat dengan teknologi tinggi sehingga tidak menempel pada masker," ujar Na Sung Min, Strategic Marketing Leader PT Cosmax Indonesia.

Glow

Tren wajah glowing atau bercahaya tidak lepas dari kepopuleran drama Korea dan budaya K-Pop. Semua orang kini ingin memiliki wajah berkilau seperti mereka.

Untuk mendukung penampilan seperti itu, produk yang memberi tampilan natural dan sehat akan banyak dicari, karena pada dasarnya wajah glowing akan muncul ketika kulit sehat dan tampil segar alami.

Selain itu, untuk menambah kilau, produk-produk lip gloss dan eyeshadow diperkirakan akan banyak dipakai bersama riasan natural.

Anti sun

Saat ini semakin banyak orang menyadari bahaya paparan sinar matahari terlalu lama, sehingga produk tabir surya menjadi salah satu perawatan wajib setiap hari.

Meski demikian, banyak orang lebih suka memakai produk tabir surya yang lembut, tidak lengket, dan mudah diaplikasikan.

Pada tahun 2021 ini, produk-produk dengan SPF akan muncul dengan formula lebih baik. Losion lembut untuk kulit sensitif yang mengandung sunscreen misalnya, akan menjadi pilihan.

Para peneliti telah menciptakan cara untuk memperbaiki produk sunscreen sehingga bisa bertahan lebih lama, lebih tahan air, dan tidak perlu dipakai berulang-ulang.

Industri kecantikan sendiri juga mendengarkan keinginan konsumen yang mencari produk multifungsi, yakni melindungi kulit dari kanker, terbakar matahari, bintik-bintik hitam, maupun keriput, sekaligus melembapkan dan memiliki manfaat anti penuaan.

Transparent

Transparansi dalam industri perawatan tubuh diartikan sebagai keterbukaan produsen untuk memberikan informasi jelas terhadap konsumen mengenai bahan yang digunakan dalam produknya.

Karena keterbukaan ini menjadi tuntutan, maka banyak produk modern mulai menggunakan bahan-bahan yang aman, bersih, dan tidak menimbulkan efek samping atau berbahaya.

Bahkan ada istilah Clean Beauty yang berarti sebuah produk tidak memakai bahan berbahaya, sekaligus menggunakan bahan-bahan yang ramah lingkungan dalam arti tidak merugikan alam.

Selain itu ada kecenderungan untuk memilih produk vegan atau berbahan nabati, yang dianggap lebih sehat dan bersih karena tidak menggunakan bahan-bahan dari hewan.

"PT Cosmax Indonesia sendiri adalah perusahaan pertama yang mendapat sertifikat vegan dari SEA. Artinya kami membuat produk yang lebih bersih, sehat, dan aman," ujar Na Sung Min.

Baca juga: Kosmetik Vegan Sudah Diproduksi di Indonesia

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.