Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Tak Suka Masak tapi Hobi Nonton Acara Memasak

KOMPAS.com - Menonton serial acara memasak merupakan hal yang menyenangkan bagi setiap orang. Namun, tak semua penggemar acara memasak adalah orang yang senang memasak.

Kerianne Vianden penulis yang berbasis di New Jersey mengatakan, ia mencintai makanan enak dan juga acara masak, termasuk kompetisi memasak. Tapi, ia benci memasak di dapur. Baginya, aneh kita harus menghabiskan waktu berjam-jam membuat makanan yang akan habis dimakan dalam 10 menit.

“Memasak butuh banyak kesabaran, dan saya orang yang sangat tidak sabar,” kata Vianden seperti dikutip Huffpost.

Molly Galler seorang blogger makanan yang berbasis di Boston, juga mengatakan takut pada setiap bagian dari proses memasak, seperti menemukan resep, berbelanja bahan, dan menyiapkan makanan.

“Belum lagi mencuci tempat pembuangan piring kotor ketika selesai makan,” kata Galler.
Namun, di balik itu Galler memiliki banyak acara favorit yang terkait dengan memasak.

Tentu, tidak ada peraturan yang mengatakan Anda harus suka masak untuk menonton acara memasak. Namun, tetap saja apa yang membuat acara memasak menjadi daya tarik bagi orang-orang yang tidak suka melakukan hal yang dibintangi oleh juru masak yang ada di acara tersebut?

Bagi banyak orang yang menonton acara memasak, ini bukan tentang belajar cara memasak sama sekali.

Para penggemar acara memasak biasanya terbagi dalam dua kategori: mereka yang ingin belajar memasak dan juga senang dengan acara hiburan, serta mereka yang peduli dengan segala sesuatu kecuali elemen cara memasaknya.

Mereka mungkin menghargai informasi berbasis fakta dari koki dan kontestan kompetisi masak, tetapi hal utama yang dicari oleh penonton jenis ini adalah mendengarkan rasanya.

Sebagian orang mengungkapkan bahwa acara memasak begitu memukau, terlepas dari kebencian seseorang terhadap memasak, karena itu membuat mereka percaya pada kemungkinan apa yang bisa terjadi.

Menonton acara memasak bisa lebih memuaskan orang yang benci masak daripada proses memasak dan makan di kehidupan nyata. Hal ini terjadi karena walau tak suka memasak, namun kemungkinan besar Anda menyukai makanan tersebut.

“Manusia sangat hebat dalam mensimulasikan pengalaman multi-indera menggunakan isyarat visual saja karena sepertiga dari bagian korteks semata-mata didedikasikan untuk visi,” kata Matt Johnson, profesor psikologi yang berbasis di California.

“Dengan melihat orang lain memasak dan membuat makanan lezat, kita bisa mensimulasikan dan membayangkan seperti apa rasa makanan itu. Kita bisa mendapatkan sedikit pengalaman gustatory yang menyenangkan tanpa kerugian, seperti tambahan kalori atau cuci piring,” tambahnya.

Ada harapan

Tanpa disadari ada tekanan dari sekitar kita untuk bisa memasak dan memakan makanan rumahan karena itu dinilai sehat. Acara memasak dapat membantu mengisi kekosongan dalam diri orang yang tak suka masak, namun berharap suatu hari dapat melakukan itu.

Bagi sebagian orang, ini mungkin menciptakan harapan bahwa suatu hari akan tiba ketika segala sesuatunya selaras antara energi, keinginan, uang, dan waktu untuk mendukung perjalanan memasak yang dapat mereka nikmati seperti halnya para kontestan dalam acara memasak.

Demikian juga dengan kebiasaan banyak orang untuk mengumpulkan resep makanan walau tidak pernah mempraktikannya. Mereka berpikir akan membuatnya suatu hari nanti.
Harapan kecil ini dapat mencegah kekhawatiran akibat tidak dapat memenuhi tuntutan masyarakat.

“Pikiran bahwa ‘Saya tidak bisa melakukannya hari ini, tetapi suatu hari nanti', dapat mengurangi tekanan” kata Carla Marie Manly, psikolog klinis yang berbasis di California dan penulis "Aging Joyfully".

Dunia ceria yang ditampilkan oleh para kontestan memasak juga membantu untuk menghilangkan stress

“Pertunjukan ini memberikan gambaran jendela dunia yang sempurna. Ketika hidup kita terasa kacau dan penuh tekanan, acara memasak dapat menghibur karena acara itu menampilkan semuanya secara tepat, terkontrol, dan tampaknya bisa dilakukan,” kata Manly.

Menikmati pengalaman makan dari layar menjadi pengganti yang memuaskan bagi penonton yang mungkin merasa bahwa memasak terlalu mahal, sangat rumit, menyita waktu, atau hanya menakutkan.

Ditambah lagi, ketika Anda menjalani hari yang panjang dan kehabisan energi mental untuk menonton film thriller dengan alur cerita yang rumit ,menonton acara memasak adalah solusi yang tepat.

Inspirasi

Mungkin bukan keterampilan memasak yang Anda idam-idamkan dari acara masak, tetapi inspirasinya.

Memasak mungkin bukan keterampilan Anda, tetapi mungkin Anda mencari cara kreatif yang berbeda dan memiliki keterkaitan dengan koki yang dapat melakukan apa saja yang mereka sukai.

“Saya tidak pernah memiliki keinginan untuk membuat hidangan sendiri. Saya hanya suka menonton orang lain berkeringat dan kemudian memberikan sesuatu yang menakjubkan serta lezat. Aku selalu terpesona oleh kombinasi rasa dan pelapisan yang indah,” kata Galler.

Mungkin juga karena kita adalah makhluk sosial yang secara alami memiliki empati ketika menyaksikan kegembiraan orang lain dapat dengan mudah diterjemahkan menjadi milik kita sendiri.

Mungkin yang membuat Anda kagum adalah betapa mereka suka memasak, karena bagaimana mereka bisa mencintai sesuatu yang terasa begitu asing bagi Anda? Mungkin, ini menjadi mustahil untuk berpaling.

(Renna Yavin)

https://lifestyle.kompas.com/read/2020/02/06/082058720/tak-suka-masak-tapi-hobi-nonton-acara-memasak

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.