Niatnya Bersembunyi, Eh Malah Tewas di Sarang Beruang - Kompas.com

Niatnya Bersembunyi, Eh Malah Tewas di Sarang Beruang

Kompas.com - 05/11/2009, 15:07 WIB

SRINAGAR, KOMPAS.com — Maksud hati ingin bersembunyi, dua pemberontak bersenjata Muslim Kashmir justru tewas di sarang beruang. Mereka memilih gua yang salah untuk bersembunyi.

Kedua pria itu menenteng senjata AK-47 saat mencari para pengungsi di wilayah Kashmir, India. Akan tetapi, mereka terkejut saat bertemu dengan binatang besar itu. Sebanyak dua anggota militan lain terluka oleh beruang hitam Himalaya itu, tetapi mereka berhasil kabur menuju sebuah perkampungan terdekat di Srinagar.

Serangan semacam itu diduga merupakan yang pertama sejak kaum separatis Muslim melancarkan perjuangan melawan India tahun 1989.

Dailymail, Rabu, melaporkan bahwa polisi masih menemukan sisa-sisa puding yang telah disiapkan para pria itu sebelum beruang menyerang kelompok tersebut. Farooq Ahmed, seorang petugas polisi, mengatakan, kelompok militan telah membuat tempat persembunyian di sarang beruang.

Kedua korban tewas, anggota Hizbul Mujahedin, telah diidentifikasi sebagai Mohammad Amin yang dikenal sebagai Qaiser, kemudian seorang lagi adalah komandan wilayah bernama Bashir Ahmed alias Saifullah.

Kolonel Brar, juru bicara wilayah militer Srinagar, mengatakan, "Kedua jenazah rusak parah oleh binatang buas dan tampaknya oleh seekor beruang karena daerah sekitar merupakan habitat beruang hitam Himalaya. Serangan itu tampaknya berlangsung begitu kasar sehingga kedua orang itu tidak punya kesempatan untuk menembak binatang buas tersebut."

Sebuah tim gabungan polisi dan tentara telah mengevakuasi dua jenazah itu, bersama dengan senapan Kalashnikov dan sejumlah amunisi.

Ahli satwa liar mengatakan, konflik di Kashmir telah mengakibatkan pertambahan jumlah populasi beruang dan macan tutul. Penduduk lokal telah diperintahkan untuk menyerahkan senjata mereka ke polisi setelah pecahnya pemberontakan dan hal itu mengakibatkan kegiatan berburu terhenti.

Hal itu salah satunya berakibat pada peningkatan konflik antara manusia dan binatang. Dalam beberapa tahun terakhir, sudah ada sejumlah laporan tentang beruang dan macan tutul yang terbunuh atau manusia yang teraniaya di wilayah lembah Kashmir.


Editormsh

Close Ads X