Kini Makan Seafood Lebih Praktis

Kompas.com - 28/08/2013, 11:07 WIB
Fiesta meluncurkan varian seafood terbarunya yang sarat nutrisi dan asam amino esensial. KOMPAS.COM/CHRISTINA ANDHIKA SETYANTIFiesta meluncurkan varian seafood terbarunya yang sarat nutrisi dan asam amino esensial.
|
EditorFelicitas Harmandini
KOMPAS.com - Indonesia adalah negara maritim terbesar di dunia yang memiliki luas laut 5,8 juta km persegi. Lautnya kaya dengan berbagai hewan laut seperti udang, cumi-cumi, ikan-ikanan, dan hewan lainnya. Seperti diketahui, hasil laut ini memiliki kandungan protein dan omega 3 yang sangat tinggi dan baik untuk perkembangan otak.

Ironisnya, Indonesia justru kalah dengan negara Asia lainnya seperti Vietnam, Thailand, Filipina, Singapura, dan Malaysia, dalam hal konsumsi seafood. Hal ini bisa terjadi karena kurangnya informasi serta kurangnya pengembangan sumber daya kelautan di Indonesia.

Minimnya konsumsi seafood ini mungkin juga disebabkan oleh repotnya mengolah seafood menjadi hidangan siap saji yang enak. Untuk meningkatkan konsumsi seafood di Indonesia, PT CP Prima sebagai produsen makanan beku siap saji, meluncurkan varian terbarunya, Fiesta Seafood.

"Fiesta Seafood ini menjadi salah satu jawaban dari keluhan ibu rumah tangga yang ingin menyajikan seafood olahan yang mudah, praktis, enak, dan pastinya sehat untuk keluarga," ungkap Anna Wibowo, Brand Manager Fiesta Seafood saat peluncuran Fiesta Seafood di fX Sudirman, Jakarta Selatan, Selasa (27/8/2013) lalu.

Anna menambahkan, Fiesta Seafood terbuat dari seafood asli yang diolah langsung dari tambak Fiesta sendiri di Lampung. Penggunaan tambak milik sendiri ini bertujuan untuk mengontrol kualitas, menjamin kesegaran, serta menjamin nutrisi dalam seafood saat diolah.

Agar tak jenuh menyantap seafood yang itu-itu saja, Fiesta memiliki sembilan varian seafood olahan, yang terbagi dalam dua kategori. Kategori goreng tepung terdiri atas Ebi Fry, Shrimp Roll, Seafood Stick, Shrimp Cutlet, dan Shrimp Nugget. Sedangkan kategori dimsum terdiri atas Fish Ball, Shrimp Ball, Shrimp Shumai, dan Shrimp Tofu.

"Seafood olahan ini tak cuma bisa dijadikan lauk sehat, tapi juga bisa dikreasikan dengan makanan lokal lainnya. Misalnya, dicocol dengan sambal dabu-dabu. Enak dan praktis," jelas Chef Arnold Poernomo, Brand Ambassador Fiesta Seafood.

Kampanye "Ayo Makan Seafood"
Tak sekadar meluncurkan alternatif praktis untuk makan seafood, Fiesta juga bekerjasama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk menyosialisasikan kampanye "Ayo Makan Seafood".

"Kampanye ini sejalan dengan kampanye KKP, yaitu "Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan" (Gemarikan). Mudah-mudahan dengan sinergi kampanye ini, masyarakat semakin sadar dengan pentingnya konsumsi produk perikanan dan meningkat kualitas hidupnya," ungkap Ir Saut Parulian Hutagalung, MSc, Direktur Jenderal Pengolahan dan Pemasaran hasil Perikanan KKP.

Dr Elvira Syamsir, dokter spesialis gizi, mengungkapkan bahwa seafood memiliki banyak manfaat. Antara lain memiliki protein yang tinggi, rendah lemak jenuh, tinggi kandungan asam omega 3, 6, dan 9, serta vitamin dan mineral, sehingga bisa berkontribusi terhadap kesehatan jantung, dan memaksimalkan tumbuh kembang anak.

Kampanye "Ayo Makan Seafood" ini diungkapkan Anna merupakan wujud edukasi langsung kepada masyarakat di seluruh Indonesia. Kampanye ini dimulai sejak 19 Agustus 2013 lalu sampai 8 Desember 2013, berawal di tujuh kota di Pulau Jawa, yaitu Tangerang, Depok, Cimahi, Ungaran, Yogyakarta, Sidoarjo, dan Malang.

Pada kampanye ini, 20 kader di masing-masing kota akan dipilih sebagai perpanjangan tangan Fiesta. Kader yang berusia 25-40 tahun akan bertugas menyebarkan informasi tentang pentingnya konsumsi seafood di organisasi masyarakat di lingkungan sekitarnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X