Kantor Anda Berisik? Tenangkan Pikiran dengan Alunan Musik Klasik

Kompas.com - 19/01/2015, 11:00 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
|
Editor Syafrina Syaaf

KOMPAS.com – Setiap orang pasti memiliki jenis musik kegemaran yang berbeda-beda, tapi jika Anda bukan seorang penikmat musik klasik. Coba pertimbangkan kembali setelah membacara uraian berikut ini.

Konsentrasi dan perhatian pada pekerjaan bisa begitu saja buyar oleh karena suasana kantor yang bising dan terlalu banyak suara orang yang berbicara satu sama lain. Kesal? Tidak perlu. Sebab, rasa kesal hanya akan membuat Anda semakin jengkel. Sebaiknya atasi saja dengan mendengarkan musik klasik. Apa pasal?

Menurut buku yang ditulis oleh Hal A. Lingerman bertajuk Healing Energies of Music, bunyi instrumen musik bisa mengarahkan seluruh perhatian Anda pada pekerjaan yang sedang dalam proses penyelesaian. Salah satu jenis musik yang dianjurkan oleh Lingerman adalah musik klasik.

Penelitian yang dikembangkan oleh Lingerman menemukan bahwa musik klasik lebih mudah menstimulasi area otak yang mengatur konsentrasi sehingga membuatnya lebih fokus dan cepat dalam bekerja.

Lingerman melihat pergerakan syaraf otak tersebut melalui FMRI (Functional Magnetic Resonance Imaging). Ternyata,  metode tersebut memperlihatkan bahwa musik klasik era barok lebih efektif dalam memaksimalkan konsentrasi saat sedang bekerja. Selain itu, berbagai infomarsi tersimpan lebih rampi dan teratur dalam memori otak.

Selanjutnya, Lingerman menganjurkan jikalau Anda bekerja di ruangan yang senyap sekalipun, cobalah sembari mendengarkan musik klasik. Sebab, menurut penelitiannya, pekerjaan yang dirampungkan sembari menikmati dentingan musik klasik diklaim lebih teliti dan peluang adanya kesalahan terbilang lebih minim.

Selamat mencoba!

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Sumber Dailymail
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X