Kompas.com - 29/06/2017, 07:00 WIB
|
EditorKurniasih Budi

KOMPAS.com – Pekan depan, mayoritas pekerja kembali beraktivitas. Baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun swasta akan masuk ke kantor usai menjalani libur Lebaran.

Namun, biasanya tak semua pegawai dapat langsung produktif bekerja. Mungkin saja mereka masih terbawa suasana liburan yang menyenangkan sehingga malas bekerja.

Kalau sudah begitu, produktivitas kerja pun menurun. Bila dibiarkan berlarut-larut, bisa membahayakan karier pekerja.

Nah, daripada sindrom malas bekerja itu menimpa Anda saat kembali ke kantor, ada baiknya Anda mengikuti beberapa rangkuman tips untuk mengembalikan semangat kerja yang bersumber dari Jobstreet.co.id dan Forbes.

Pertama, berpikir positif. Rasa malas pergi ke kantor pada hari pertama kerja biasanya timbul karena adanya pikiran negatif.

Untuk mangatasi masalah itu, lawanlah dengan pikiran positif. Artinya Anda harus menstimulus atau memikirkan hal-hal positif di kantor yang dapat memompa semangat kerja.

Misalnya dengan melakukan perubahan kecil-kecil. Contohnya dengan mengubah wallpaper di ponsel dan layar laptop Anda dengan gambar atau foto yang membakar semangat.

Kedua, menciptakan suasana hangat dan bersosialisasi. Salah satu alasan orang ingin datang ke kantor selain bekerja adalah bertemu dengan rekan kerja.

Berikanlah senyum hangat dan terlebar Anda kepada rekan kerja di hari pertama masuk kantor. Bahkan, jika memungkinkan berbagilah cerita tentang pengalaman menyenangkan selama liburan atau cenderamata ke mereka.

Dengan demikian, suasana kerja menjadi hangat, Anda pun semangat untuk bekerja kembali. 

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.