Kompas.com - 11/07/2017, 10:13 WIB
Ilustrasi pasangan marah AstarotIlustrasi pasangan marah
|
EditorWisnubrata

KOMPAS.com - Kemarahan wanita cenderung lebih besar bila dibandingkan dengan kemarahan pria saat mengetahui pasangannya berselingkuh di media sosial. Hal tersebut terungkap dalam riset yang dipimpin oleh para peneliti dari Cardiff Metropolitan University di Inggris.

Para peneliti menyelidiki keterkaitan kecemburuan seksual atau emosional yang sering dijadikan alasan munculnya kekerasan dalam rumah tangga seperti dilansir dari laman The Economic Times.

Ketidaksetiaan pasangan atau rasa curiga yang berlebihan memang dapat menimbulkan masalah yang berujung kekerasan dalam rumah tangga.

Sebagai bagian dari penelitian ini, 21 pria dan 23 wanita dikirimi pesan yang sama di akun media sosialnya seperti Facebook. Pesan singkat yang dikirimkan ke akun media sosial peserta berbunyi:

"Kamu pasti adalah pasangan jiwaku! Meski kita belum tidur bersama," (perselingkuhan emosional) dan "Kamu adalah pasangan semalam terbaik yang pernah saya temui," (perselingkuhan seksual).

Para peneliti kemudian mengamati reaksi yang muncul ketika pasangan wanita atau prianya membaca pesan tersebut. Rupanya, wanita bagaimanapun juga, lebih marah daripada pria dalam menanggapi pesan emosional.

Baca: Kapan Cemburu Dianggap Wajar dan Tidak Berlebihan?

Selain itu, wanita juga secara signifikan lebih kecewa saat mendapati pasangannya melakukan perselingkuhan. Apalagi isi pesan tersebut dikirimkan oleh orang lain yang dianggapnya lebih cantik dari dirinya.

Bagi pria, saat membacanya, meski ada rasa cemburu namun tidak langsung bereaksi. Para pria umumnya akan bereaksi saat dirinya kembali mengingat isi pesan tersebut saat bersama dengan pasangan wanitanya.

Baca: Pria Selingkuh Bukan Cuma karena Bosan



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X