Tradisi Keluarga Kerajaan Inggris Saat Liburan Natal

Kompas.com - 10/12/2017, 16:00 WIB
Ratu Inggris dalam perayaan Natal gettyRatu Inggris dalam perayaan Natal
|
EditorWisnubrata

KOMPAS.com - Seorang mantan koki kerjaan, Darren McGrady, mengungkapkan tradisi liburan Natal keluarga kerajaan Inggris, yang ternyata tak berbeda seperti keluarga kebanyakan.

Seperti yang sudah-sudah, anggota keluarga kerajaan akan mengunjungi Sandringham House, tempat tinggal pribadi di Norfolk—di mana mereka berkumpul selama dua hari untuk merayakan liburan.

Jika Anda membayangkan tempat tinggal pribadi yang penuh dengan hiasan, dan ditata seperti istana musim dingin, maka bayangan Anda keliru. Untuk ukuran kerajaan, tempat itu termasuk sederhana, meski bangunannya indah dan memiliki taman yang luas.

McGrady mengatakan, Ratu Elizabeth bukan tipikal orang yang suka berlebihan, sehingga dekorasi yang dipakai untuk merayakan liburan di sana terbilang minim.

“Keluarga kerajaan memiliki pohon Natal yang besar dan pohon Natal berwarna perak besar di ruang makan, yang berusia sekitar 30 tahun.”

Sementara dalam hal tradisi, kebiasaan yang khas adalah minum teh di sore hari dan ibadah pagi di gereja saat hari Natal, tapi ada juga sisi tradisi natal kerajaan yang kebanyakan orang tidak pernah tahu.

Sama seperti kebanyakan keluarga pada hari Natal, para anggota keluarga kerajaan "makan dengan makanan yang sama dari tahun ke tahun.” Tapi makanan apa itu?

Saat santap siang, para bangsawan berpesta dengan "salad dengan udang atau lobster, kalkun panggang, dan semua hidangan tradisional seperti parsnips, wortel, kubis Brussel, dan puding Natal dengan saus brandy butter untuk makanan penutup,” sebelum duduk untuk mendengarkan pidato Ratu.

Selama makan malam, ada yang menarik. Sesuai tradisi, Ratu akan melayani orang-orang yang biasanya melayaninya. Ini adalah salah satu tradisi Natal yang paling dinanti.

McGrady menceritakan sebuah kenangan manis, "Tepat sebelum prasmanan Natal, koki senior yang sedang bertugas masuk ke ruang makan dan memotong daging panggang, dan begitu selesai, Ratu akan memberikan segelas wiski pada koki itu, dan mereka bersulang. Itu adalah salah satu tradisi yang disukai para koki.”

Dan bukti lain keluarga kerajaan tidak berbeda dengan rakyat biasa, sisa liburan mereka dirayakan dengan memberikan hadiah dan makan permen seperti kue buah dan cokelat.

“Ratu sangat menyukai cokelat, terutama cokelat hitam, jadi dia selalu mengonsumsi cokelat pada hari Natal. Dia juga menyukai mint.”



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X