5 Merek "Streetwear" Indonesia Unjuk Gigi di Agenda Show-Long Beach

Kompas.com - 22/06/2018, 17:34 WIB
Konferensi pers menjelang keberangkatan lima merek lokal Indonesia ke ajang Agenda Show di Long Beach, California, Amerika Serikat, yang digelar di Hard Rock Cafe, Jakarta, Jumat (22/6/2018).KOMPAS.com/ GLORI K WADRIANTO Konferensi pers menjelang keberangkatan lima merek lokal Indonesia ke ajang Agenda Show di Long Beach, California, Amerika Serikat, yang digelar di Hard Rock Cafe, Jakarta, Jumat (22/6/2018).

KOMPAS.com - Pameran fesyen " Agenda Show" bakal kembali digelar di Long Beach, California, Amerika Serikat, mulai 28-30 Juni 2018 mendatang.

"Agenda Show" adalah pameran fesyen tahunan khusus streetwear, action sport, denim, footwear, surfing, dan skate internasional.

Acara besar yang digelar sejak tahun 2003 ini biasa dihadiri oleh 10.000 pengunjung yang adalah pelaku pasar di industri tersebut.

Tak hanya pembeli, tapi juga distributor dan investor, dari sekitar 50an negara memadati event itu.

Uniknya, pada tahun 2018 ini lima brand asal Indonesia ikut unjuk gigi dalam acara tersebut.

Baca juga: Ikut London Book Fair, Bekraf Targetkan Penjualan 35 Hak Cipta

Mereka adalah brand lokal yang terpilih dari 121 peserta yang mendaftar dan mengikuti seleksi/kurasi, di bawah naungan Badan Ekonomi Kreatif ( Bekraf).

"Pertama kali Indonesia ambil bagian di acara ini," ungkap Deputi Pemasaran Bekraf, Joshua Simandjuntak, dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (22/6/2018).

Kelima brand yang terpilih setelah melalui tiga tahapan kurasi tersebut, yang pertama adalah Elhaus, yang menjagokan desain modern menswear dan denim.

Lalu ada Paradise Youth Club, yang mengandalkan rancangan dengan inspirasi era 90an, dari skate dan musik.

Brand lokal ketiga adalah OldblueCo yang menitikberatkan produksi fesyen dengan bahan denim.

Kemudian, ada merek Monstore dengan koleksi unisex apparel dan home. Terakhir adalah label Potmeetspop yang berkreasi dengan bahan denim, lewat rancangan modern.

Kenapa Agenda Show?

Lebih jauh, Joshua menguraikan latar belakang Bekraf memiliki ajang "Agenda Show". Menurut dia, acara ini diharapkan akan menjadi jalan masuk yang tepat bagi pelaku industri lokal ke pentas global.

Halaman:



Close Ads X