Kompas.com - 17/01/2020, 18:58 WIB
Fotografer Rio Motret ketika ditemui di gelaran Indonesia Dream Wedding Festival (IDWF) 2020 di JCC Senayan, Jakarta, Jumat (17/1/2020). KOMPAS.com/Nabilla TashandraFotografer Rio Motret ketika ditemui di gelaran Indonesia Dream Wedding Festival (IDWF) 2020 di JCC Senayan, Jakarta, Jumat (17/1/2020).

KOMPAS.com - Foto pre-wedding mungkin bukan menjadi elemen utama sebuah pernikahan.

Namun bagi sebagian pasangan, foto pre-wedding adalah unsur penting yang menyempurnakan pernikahan mereka.

Terutama ketika foto-foto tersebut dipajang pada hari pernikahan atau diunggah melalui media sosial.

Tak jarang para calon pengantin rela mengeluarkan banyak uang untuk pergi ke destinasi favorit hanya untuk melakukan sesi foto.

Fotografer Rio Wibowo, atau yang lebih dikenal dengan nama "Rio Motret", mengungkapkan beberapa destinasi favorit para calon pengantin untuk mengambil foto pre-wedding.

Baca juga: Gurihnya Bisnis Wedding Catering di Bandung

Adakah favoritmu?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

1. Destinasi luar negeri

Beberapa destinasi favorit foto pre wedding, menurut Rio, adalah Perancis atau Jepang.

Selain sama-sama memiliki ikon khas, keduanya juga merupakan destinasi yang banyak dikunjungi, sehingga akomodasi cenderung mudah didapatkan.

Namun, ia juga pernah menangani klien yang melakukan sesi foto pre wedding di sembilan negara.

Beberapa negara antara lain Perancis, Swiss, Jerman, Belanda, Italia, dan Russia.

"Karena mereka ingin konsepnya traveling. Jadi kembali pada konsepnya ya."

Begitu kata Rio saat ditemui pada gelaran Indonesia Dream Wedding Festival (IDWF) 2020 di JCC Senayan, Jakarta, Kamis (17/1/2020).

Baca juga: Cerita Darwis Triadi Soal Tren Pre-Wedding yang Hanya Ada di Indonesia

2. Destinasi dalam negeri

Bali masih menjadi destinasi favorit para calon pengantin.

Menurut Rio, beberapa alasannya adalah banyaknya tiket akomodasi murah dan banyak tempat-tempat menarik yang bisa menjadi latar belakang foto.

Selain Bali, beberapa lokasi di dalam negeri yang juga diminati para calon pengantin di antaranya Bromo, Pulau Komodo, dan Sumba.

"Sumba, Komodo, Bromo. Pokoknya yang eksotis alamnya," ucap Rio.

Namun, foto pre-wedding sebetulnya tak melulu harus dilakukan di luar kota atau luar negeri.

Rio juga banyak melakukan sesi foto pre-wedding di dalam kota dengan konsep yang sederhana.

Baca juga: Pentingkah Melakukan Foto Pre-wedding?

Selain karena permintaan klien, sesi foto dalam kota juga dilakukan jika persiapan foto mepet.

Pada umumnya persiapan foto pre-wedding dilakukan 3-6 bulan sebelum hari pernikahan untuk mematangkan konsep.

"Ada yang persiapannya mepet, sebulan atau bahkan dua minggu."

"Mengakalinya dengan konsep yang tidak terlalu makan waktu, jangan jauh dari kota asal, diakalin dengan indoor," ungkap dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.