Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 10/03/2020, 19:33 WIB
Gading Perkasa,
Lusia Kus Anna

Tim Redaksi

Sumber CNN

KOMPAS.com - Orang yang terinfeksi oleh virus corona cenderung menunjukkan gejala sekitar lima hari setelah paparan, dan selalu nyaris dalam kurun waktu dua minggu.

Gejalanya antara lain demam, batuk, dan gangguan pernapasan. Kebanyakan orang sudah menunjukkan gejala sekitar lima hari atau kurang.

Orang yang terpapar corona dan tidak menunjukkan gejala sampai hari ke-12 cenderung tak akan mengalami gejala apa pun tapi tetap jadi pembawa virus.

Masa inkubasi itu konsisten dengan perkiraan sebelumnya dari otoritas kesehatan masyarakat, dan 14 hari karantina dianggap sesuai untuk orang yang berpotensi terkena virus corona.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Annals of Internal Medicine itu juga menunjukkan, skrining simptomatik untuk virus --seperti pemeriksaan suhu di bandara-- bisa tak mendeteksi orang yang baru terinfeksi.

"Jika seseorang berada dalam masa inkubasi, itu adalah periode jendela ketika orang yang sudah terinfeksi bepergian ke negara lain dan tidak terdeteksi oleh pengawasan berbasis gejala," kata peneliti Justin Lessler.

Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC) AS merekomendasikan agar orang melakukan karantina sendiri selama dua minggu usai bepergian ke negara-negara dengan penyebaran corona yang luas seperti Italia atau Korea Selatan.

Baca juga: Setelah Sembuh dari Infeksi Virus Corona, Akankah Pasien Menjadi Imun?

"Jendela sempit" untuk memperkirakan periode inkubasi

Untuk memperkirakan masa inkubasi, Lessler dan timnya memeriksa lebih dari 180 laporan virus corona di tempat-tempat tanpa penyebaran virus yang luas, di mana infeksi mungkin disebabkan oleh perjalanan luar negeri.

Karena penelitian ini dilakukan pada awal epidemi virus corona, penularan komunitas pada waktu itu terbatas di Wuhan, China.

Hal itu memungkinkan para peneliti memperkirakan "waktu pemaparan" pada virus corona dengan menentukan kapan seseorang berada di Wuhan --satu-satunya sumber infeksi yang masuk akal.

Dengan membandingkan perjalanan ke Wuhan dan munculnya gejala, peneliti kemudian memperkirakan periode inkubasi untuk virus sekitar lima hari, bukan 12 hari.

Ada kemungkinan, kata para peneliti, studi mereka berfokus pada kasus yang lebih parah dari virus corona. Maka, inkubasi untuk kasus-kasus ringan bisa agak berbeda.

Baik CDC dan WHO mencatat infeksi virus corona dapat bersifat asimptomatik --yaitu penderitanya tidak menyadari gejala apa pun. CDC juga mengatakan, peran penularan pra-gejala "tidak diketahui."

Meski sebagian besar orang mengalami gejala yang ringan, tapi pada sebagian orang virus ini bersifat mematikan. Terutama pada orang yang berusia lanjut dan sudah memiliki penyakit lain sebelumnya.

Baca juga: Pasien Positif Virus Corona Bertambah, Kini Totalnya Ada 27 Orang

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber CNN
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com