Bagaimana Memilih Dokter Kandungan? - Kompas.com

Bagaimana Memilih Dokter Kandungan?

Kompas.com - 03/12/2009, 09:25 WIB

KOMPAS.com - Setiap orang memiliki kriteria yang berbeda dalam memilih dokter kandungan, entah itu untuk pemeriksaan kesehatan rutin, atau pun untuk kehamilan. Mereka mungkin menginginkan dokter yang direkomendasikan teman, atau dokter yang prakteknya di dekat rumah. Anda mungkin mencari seseorang memiliki reputasi yang baik, atau, dokter yang spesifik gender, misalnya, harus pria atau harus wanita.

Namun abaikan dulu masalah gender, karena ada hal-hal lain yang perlu dipertimbangkan. Memilih dokter yang akan menentukan nasib Anda dan janin Anda adalah sesuatu yang sifatnya personal, dan oleh karenanya Anda mungkin mengutamakan kenyamanan yang bisa diperoleh. Meskipun demikian, jangan sampai Anda terlalu mengkhawatirkan sesuatu yang sebenarnya tidak berkaitan dengan kualitas sang dokter. Misalnya, karena sang dokter berasal dari suku tertentu.

Sebagai panduan dalam mencari dokter kandungan, berikut adalah saran dari Dr Donnica Moore, pendiri dan presiden Sapphire Women's Health Group LLC, seperti dikutip dari situs Sheath Hospital.

1. Apakah jenis kelamin sang dokter penting untuk Anda? Beberapa wanita merasa lebih nyaman dengan dokter yang punya kemiripan dengan mereka; wanita lainnya mungkin tidak. Saat menyampaikan keluh-kesah Anda, penting untuk mengetahui bahwa si dokter menghargai kekhawatiran Anda.

2. Apakah jarak juga penting? Mengingat Anda harus rutin kontrol setiap bulan, apakah Anda memilih dokter yang berpraktek di dekat rumah atau kantor? Apakah Anda akan mencapai tempat praktek dengan kendaraan umum atau pribadi? Apakah jadwal prakteknya sesuai dengan waktu Anda? 

3. Beberapa wanita memilih dokter kandungan yang pusat ilmu kesehatan akademis, atau di rumah sakit. Wanita yang lain memilih dokter yang memiliki tempat praktek pribadi, atau di klinik dan rumah sakit yang merupakan provider asuransi yang mereka miliki. Sebenarnya tidak relevan memilih kualifikasi dokter hanya berdasarkan hal-hal tersebut. Utamakan kemampuan sang dokter.

4. Apakah Anda memerlukan seorang obgyn yang terlatih dalam menangani kehamilan berisiko tinggi? Alasan umum dalam berkonsultasi dengan spesialis perawatan fetal maternal antara lain kehamilan kembar, memiliki masalah kesehatan yang serius (seperti diabetes, tekanan darah tinggi, atau operasi tertentu), pernah mengalami keguguran sebelumnya, atau jika ibu Anda diberi DES (diethylstilbesterol) pada kehamilannya.  

5. Jika Anda (atau ibu atau saudara perempuan Anda) pernah mengalami kanker ovarium, serviks, atau endometrium, Anda akan memerlukan subspesialis yang disebut gynecologic oncologist (atau spesialis onkologi). Anda mungkin juga membutuhkan dokter yang pernah menjalani training untuk jenis kanker yang Anda alami. 

6. Cari tahu melalui teman-teman dan keluarga yang sudah berkeluarga. Tanyakan siapa yang pernah menangani mereka, dan apa kelebihan dan kekurangan dokter mereka. Yang cocok untuk mereka, tidak selalu cocok untuk Anda. Kadang-kadang Anda memang harus trial and error untuk mengetahui siapa yang cocok untuk Anda.

7. Teleponlah tempat praktek dokter. Dari cara bicara penerima telepon, Anda akan tahu bagaimana gaya praktek dokter secara keseluruhan. Jika Anda sambungannya sering sibuk, Anda mungkin juga akan kesulitan menghubungi dokter atau kliniknya saat Anda membutuhkan. Lebih baik, pilih dokter yang komunikatif, yang mau meluangkan waktu untuk menjawab semua pertanyaan Anda.

8. Di rumah sakit tertentu, Anda mungkin harus membuat janji sebulan sebelumnya. Hal ini menandakan dokter-dokternya memiliki begitu banyak pasien. Nah, bila Anda tergolong sehat dan kehamilan Anda rasakan begitu mudah, mungkin Anda tak memerlukan dokter sekaliber ini. Namun bila Anda pernah mengalami keguguran berulang, dan berbagai problem kesehatan lainnya, dokter-dokter senior di rumah sakit seperti ini mungkin memang layak ditunggu.

9. Carilah informasi sebanyak-banyaknya, termasuk bagaimana pandangan dokter tersebut. Apakah ia pro persalinan normal, pro ASI, dan pro segala sesuatu yang bersifat natural? Ataukah ia dokter yang selalu ingin melakukan apa pun yang diinginkan pasien? Hal ini tidak harus dipandang secara negatif, karena dokter seperti ini mungkin juga percaya bahwa teknologi kedokteran dapat diandalkan untuk memberikan layanan sebaik-baiknya untuk pasien.  Namun apakah Anda akan cocok atau tidak dengan dokter-dokter ini, tergantung pada apa yang Anda alami nantinya. Untuk itu, ikuti intuisi Anda.

Editordin

Terkini Lainnya

Yang Harus Diperhatikan Sebelum Beli Sepatu Olahraga

Yang Harus Diperhatikan Sebelum Beli Sepatu Olahraga

Look Good
Jangan Remehkan Kepuasan Posisi Bercinta Ini

Jangan Remehkan Kepuasan Posisi Bercinta Ini

Feel Good
Nike Luncurkan Area Belanja Khusus Wanita

Nike Luncurkan Area Belanja Khusus Wanita

Look Good
Rahasia Meracik Kopi Tubruk ala Barista

Rahasia Meracik Kopi Tubruk ala Barista

Eat Good
Mau Ganti Warna Rambut? Pilihlah Warna Gradasi Natural

Mau Ganti Warna Rambut? Pilihlah Warna Gradasi Natural

Look Good
Kenapa Cuaca Panas Bikin Orang Mudah Emosi?

Kenapa Cuaca Panas Bikin Orang Mudah Emosi?

Feel Good
Apakah Makan Salak Menyebabkan Susah Buang Air Besar?

Apakah Makan Salak Menyebabkan Susah Buang Air Besar?

Eat Good
Kiat Lancar Berbahasa Inggris saat Wawancara Kerja

Kiat Lancar Berbahasa Inggris saat Wawancara Kerja

Feel Good
7 Mitos Tentang Minuman Beralkohol

7 Mitos Tentang Minuman Beralkohol

Eat Good
Gaya Pacaran ala Generasi Milenial

Gaya Pacaran ala Generasi Milenial

Feel Good
Jangan Oleskan Pasta Gigi pada Luka Bakar

Jangan Oleskan Pasta Gigi pada Luka Bakar

Feel Good
4 Trik Agar Tak Mudah Pingsan Saat Upacara

4 Trik Agar Tak Mudah Pingsan Saat Upacara

Feel Good
Jangan 'Baper' ketika Nonton Drama Korea

Jangan "Baper" ketika Nonton Drama Korea

Feel Good
6 Cara Alami Meredakan Panas Dalam

6 Cara Alami Meredakan Panas Dalam

Feel Good
Tubuh Pria Penyuka Sayuran Lebih Wangi

Tubuh Pria Penyuka Sayuran Lebih Wangi

Eat Good