Cegah Kegemukan, Perhatikan Waktu Makan - Kompas.com

Cegah Kegemukan, Perhatikan Waktu Makan

Kompas.com - 21/05/2012, 14:51 WIB

Kompas.com - Melakukan diet ketat dengan cara mengurangi waktu makan ternyata bukan cara yang ideal untuk mengurangi berat badan. Menurut penelitian, makan di waktu yang tidak tepat menjadi salah satu faktor kegemukan.

Tubuh kita memiliki siklus metabolik atau lazim disebut jam biologis.  "Setiap organ memiliki jam biologisnya sendiri," kata Satchidananda Panda, dari Salk Institute for Biological Studies, California, Amerika Serikat.

Itu berarti, ada waktu-waktu tertentu di mana organ tubuh, misalnya liver, otot, atau pencernaan, berada dalam puncak kesibukan dan ada waktu lain di mana mereka kurang sibuk atau "tertidur".

Siklus metabolik tersebut, menurut Panda, sangat penting untuk proses tertentu, misalnya memecah kolesterol. Karenanya, seharusnya kita makan di saat proses tersebut terjadi dan berhenti makan ketika organ-organ beristirahat.

Ia mengatakan, pola makan manusia saat ini cenderung telah berubah seiring dengan makin mudahnya akses terhadap makanan. Selain itu, manusia modern juga cenderung terjaga sampai larut malam sehingga mereka makan lebih sering.

Hal tersebut sudah dibuktikan Panda dalam penelitian terhadap mencit di laboratorium selama 18 minggu.  Kelompok mencit yang diberi makanan tinggi lemak dan diperbolehkan makan setiap waktu, sudah jelas akan mengalami kegemukan. Akan tetapi mencit yang dibatasi hanya boleh mengasup makanan dalam 8 jam setiap harinya, ternyata mengasup kalori yang sama dengan mencit yang bebas makan tetapi berat badannya lebih sedikit.

Selain itu, mencit yang dibatasi jam makannya terlindungi dari efek pola makan tinggi lemak. Siklus metabolik mereka juga membaik dibandingkan dengan mencit yang makan sebebasnya. Keuntungan lain adalah berat badan mereka turun 28 persen dibandingkan dengan rekannya.

"Riset lebih dalam memang diperlukan untuk mengetahui apakah hal yang sama juga terjadi pada manusia. Tetapi studi mengenai pencegahan obesitas seharusnya tidak cuma meneliti apa yang dimakan tapi juga kapan waktu terbaik untuk makan," kata Panda.

 

EditorLusia Kus Anna
Terkini Lainnya
Menghemat Pengeluaran Saat Biaya Hidup Tinggi
Menghemat Pengeluaran Saat Biaya Hidup Tinggi
Feel Good
Terungkap, Rahasia Tampan Ryan Reynolds
Terungkap, Rahasia Tampan Ryan Reynolds
Look Good
Berapa Lama Kita Seharusnya Tahan dalam Bercinta?
Berapa Lama Kita Seharusnya Tahan dalam Bercinta?
Feel Good
Sering Menonton Film Porno Bisa Merusak Hubungan?
Sering Menonton Film Porno Bisa Merusak Hubungan?
Feel Good
Alasan Utama Anda Harus Mengurangi Gula
Alasan Utama Anda Harus Mengurangi Gula
Eat Good
Ayah, Ini Manfaat Membaca Buku Bersama Si Kecil
Ayah, Ini Manfaat Membaca Buku Bersama Si Kecil
Feel Good
Hati-hati Melakukan Tren Diet yang Marak di Sosial Media
Hati-hati Melakukan Tren Diet yang Marak di Sosial Media
Eat Good
Inilah Kunci untuk Berhenti Mengeluh
Inilah Kunci untuk Berhenti Mengeluh
Feel Good
Benarkah Pola Asuh 'Helicopter Parenting' Buruk untuk Anak?
Benarkah Pola Asuh "Helicopter Parenting" Buruk untuk Anak?
Feel Good
1 Syarat jika Ingin Bahagia saat Berhubungan Seks
1 Syarat jika Ingin Bahagia saat Berhubungan Seks
Feel Good
Sampai Usia Berapa Pria Masih Bisa Memiliki Bayi?
Sampai Usia Berapa Pria Masih Bisa Memiliki Bayi?
Feel Good
Inilah Alasan Anda Susah Dapat Kekasih Lewat Aplikasi Kencan
Inilah Alasan Anda Susah Dapat Kekasih Lewat Aplikasi Kencan
Feel Good
Ajang Fashion Kota Bekasi Kembali Digelar
Ajang Fashion Kota Bekasi Kembali Digelar
Look Good
Kapan “Sneakers” Mulai Tren di Indonesia?
Kapan “Sneakers” Mulai Tren di Indonesia?
Look Good
Ragu Ingin Pakai KB Spiral? Ketahui Dulu Fakta Ini
Ragu Ingin Pakai KB Spiral? Ketahui Dulu Fakta Ini
Feel Good
Close Ads X