Produsen Susu Formula Diminta Tak Ganggu Program ASI - Kompas.com

Produsen Susu Formula Diminta Tak Ganggu Program ASI

Kompas.com - 08/06/2012, 15:44 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Jenderal Bina Gizi dan Kesehatan Ibu Anak Kementerian Kesehatan Slamet Riyadi Yuwono meminta kepada seluruh produsen susu formula untuk tidak mengganggu program pemerintah dalam menyukseskan pemberikan ASI eksklusif untuk bayi berusia 0-6 bulan. Gencarnya promosi susu formula dan minimnya pemahaman tenaga kesehatan mengenai ASI dinilai sebagai salah satu faktor yang menghambat pemberian ASI di Indonesia.

Menurut Slamet, promosi susu formula masih banyak ditemukan. Ironisnya, promosi itu justru masuk sampai ke fasilitas kesehatan seperti Puskesmas dan rumah sakit. Bahkan, tak jarang pula melibatkan tenaga kesehatan. Beberapa upaya promosi terselubung yang terkadang banyak ditemukan di antaranya lewat penggunakan kalender yang tertera produk susu atau papan Puskesmas yang justru menggunakan sponsor susu bayi.

"Untuk pabrik susu formula, intinya tolong jangan ganggu bayi yang belum 6 bulan, kecuali kalau dia sakit. Kalau sudah di atas 6 bulan silakan," ujarnya, saat acara jumpa pers terkait Implementasi PP ASI, Jumat, (8/6/2012), di Gedung Kementerian Kesehatan, Jakarta.

Slamet mengatakan, diterbitkannya PP No. 33 Tahun 2012 tentang pemberian ASI Eksklusif, merupakan salah satu upaya nyata pemerintah untuk menyukseskan dan melindungi pemberian ASI eksklusif.

Ia mengatakan, butuh perjuangan dan waktu yang lama, yakni sekitar 15 tahun untuk pemerintah bisa melahirkan peraturan ini. Slamet mengakui ada beberapa pihak-pihak yang tidak setuju dengan keluarnya PP ASI. Penolakan itu terutama datang dari produsen susu.     

"Reaksi dari pabrik susu sangat keras karena mencoba berbagai cara untuk mencegah lahirnya PP tentang ASI ini," katanya.

ASI adalah karunia Tuhan bagi ibu dan bayi. Hasil penelitian membuktikan bahwa ASI dapat menurunkan risiko kematian pada bayi hingga 22 persen. Tapi sayangnya, kata Slamet, baru sekitar 30 persen ibu di Indonesia yang memberikan ASI kepada bayi mereka dengan berbagai alasan.
   
"Kita harapkan sampai tahun 2015, 60 persen ibu dapat memberikan ASI kepada bayi mereka. Itu salah satu indikator jangka pendek," katanya.

Pemberian ASI eksklusif, lanjut Slamet, dapat membantu meningkatkan status gizi anak dalam merangasang pertumbuhan otak, tubuh, dan hormonal. ASI eksklusif juga akan membuat anak memiliki pondasi sistem kekebalan yang kuat, sehingga ketika dewasa ia tidak gampang sakit. Artinya, untuk kepentingan jangka pendek dan panjang, pemberian ASI sangat diperlukan.

"Siapapun pihak yang menghalang-halangi pemberian ASI akan kenakan sanksi baik perdata dan pidana yang nanti detailnya akan diatur dalam Permenkes," ujarnya.

EditorAsep Candra

Terkini Lainnya

Primer Makeup, Rahasia Riasan Tampak Halus

Primer Makeup, Rahasia Riasan Tampak Halus

Look Good
Smart Watch Paling Mahal di Dunia Ini Bertabur Berlian

Smart Watch Paling Mahal di Dunia Ini Bertabur Berlian

Look Good
Apa Penyebab Nyeri di Dada Sebelah Kiri?

Apa Penyebab Nyeri di Dada Sebelah Kiri?

Feel Good
Pengin Liburan Bareng Teman? Jangan Lupa Bahas Patungan Biaya

Pengin Liburan Bareng Teman? Jangan Lupa Bahas Patungan Biaya

Feel Good
Mengintip Beragam Menu Tahun Baru Imlek di Pullman Jakarta

Mengintip Beragam Menu Tahun Baru Imlek di Pullman Jakarta

Eat Good
Langkah Cepat Mengatasi Jantung Berdebar Kencang Tiba-tiba

Langkah Cepat Mengatasi Jantung Berdebar Kencang Tiba-tiba

Feel Good
Inikah Deretan Aktris dengan Gaun Terburuk di Ajang SAG Award?

Inikah Deretan Aktris dengan Gaun Terburuk di Ajang SAG Award?

Look Good
Bagaimana Cara Lepas dari Kecanduan Gawai?

Bagaimana Cara Lepas dari Kecanduan Gawai?

Feel Good
Yang Perlu Kamu Tahu Soal Menyantap Terong dan Tauge Mentah

Yang Perlu Kamu Tahu Soal Menyantap Terong dan Tauge Mentah

Eat Good
Pria Gemuk Tak Perlu Minder Saat Tampil

Pria Gemuk Tak Perlu Minder Saat Tampil

Look Good
Bermasalah dengan Pisau Cukur? Cobalah Tips Ini...

Bermasalah dengan Pisau Cukur? Cobalah Tips Ini...

Look Good
Berani Berkreasi Warna Bulu Mata?

Berani Berkreasi Warna Bulu Mata?

Look Good
Bisakah Fashion Membawa Pesan Perubahan?

Bisakah Fashion Membawa Pesan Perubahan?

Look Good
Mengapa Inggris Mengangkat Menteri Urusan Kesepian?

Mengapa Inggris Mengangkat Menteri Urusan Kesepian?

Feel Good
Yuk Minum Teh Untuk Menurunkan Berat Badan

Yuk Minum Teh Untuk Menurunkan Berat Badan

Eat Good
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM