Pernikahan Bantu Pasien Kanker Bertahan Hidup - Kompas.com

Pernikahan Bantu Pasien Kanker Bertahan Hidup

Kompas.com - 09/09/2012, 15:37 WIB

KOMPAS.com — Pernikahan adalah bersatunya dua insan dalam sebuah ikatan suci. Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa pernikahan dapat memberikan manfaat positif bagi kesehatan, baik secara fisik maupun mental.  Sebuah penelitian terbaru kembali membuktikan manfaat menikah, khususnya bagi kualitas kesehatan para penderita kanker.

Menurut riset yang dipresentasikan dalam Multidisciplinary Symposium in Thoracic Oncology di Chicago, AS, pernikahan membuat para pasien kanker paru-paru lebih mampu bertahan hidup. Dukungan pasangan rupanya memberi arti penting selama pasien dalam masa-masa pengobatan dan perawatan.

Penelitian yang dipimpin Elizabeth Nichols, MD, seorang pakar onkologi dari University of Maryland Greenebaum Cancer Center menunjukkan, status pernikahan dinilai membawa arti penting bagi kelangsungan hidup para pasien kanker paru-paru stadium lanjut.

"Temuan kami menunjukkan pentingnya dukungan sosial dalam pengobatan pasien kanker paru-paru. Pasien memerlukan bantuan dalam kesehariannya, begitu juga pengobatan dan perawatannya," ujarnya.

Dalam riset tersebut, peneliti melibatkan 168 pasien yang telah menjalani terapi pengobatan kanker selama 10 tahun terakhir. Setelah diteliti, 33 persen pasien yang telah menikah mampu bertahan hidup tiga tahun lebih lama bila dibandingkan 10 persen pasien lajang.

Pada pasien wanita yang telah menikah, peluang mereka bertahan hidup hingga tiga tahun ke depan 43 persen lebih besar. Adapun peluang bagi pasien pria lajang hanya 3 persen selama periode yang sama. Namun, peluang hidup paling rendah adalah pada pasien yang dipisahkan setelah mendapat diagnosis kanker, dibanding pasien lajang ataupun yang menjanda.

Hasil penelitian lain yang dipublikasikan tahun lalu menunjukkan, menikah erat kaitannya dengan daya juang untuk bertahan hidup. Dalam studi ini, 440.000 responden dari Norwegia diteliti. Hasilnya, pasien pria yang lajang lebih bertahan hidup daripada pasien wanita lajang. Namun, hasil penelitian terbaru menunjukkan sebaliknya.

Terlepas dari hasil penelitian terbaru ataupun sebelumnya, yang terpenting adalah dukungan untuk pasien kanker mampu meningkatkan kelangsungan hidupnya. Bahkan, ini lebih membantu pasien daripada teknik baru pengobatan kanker.

EditorAsep Candra
Terkini Lainnya
Minuman Manis Rendah Kalori untuk Berbuka Puasa
Minuman Manis Rendah Kalori untuk Berbuka Puasa
Eat Good
Perhatikan Kandungan Nutrisi dalam Camilan Anak
Perhatikan Kandungan Nutrisi dalam Camilan Anak
Eat Good
4 Tahap Latihan Olahraga di Bulan Ramadhan
4 Tahap Latihan Olahraga di Bulan Ramadhan
Feel Good
Tunda Penuaan dari Dalam Tubuh dengan Berpuasa
Tunda Penuaan dari Dalam Tubuh dengan Berpuasa
Eat Good
Tak Perlu Dihindari, Rasa Sedih Juga Bermanfaat
Tak Perlu Dihindari, Rasa Sedih Juga Bermanfaat
Feel Good
Tiga Kesalahan Olahraga Saat Bulan Puasa
Tiga Kesalahan Olahraga Saat Bulan Puasa
Feel Good
Memasak Makanan Sendiri Bikin Hidup Lebih Bahagia, Mau Bukti?
Memasak Makanan Sendiri Bikin Hidup Lebih Bahagia, Mau Bukti?
BrandzView
Mengapa James Bond Minta Martini-nya Dikocok?
Mengapa James Bond Minta Martini-nya Dikocok?
Eat Good
Mengenang Gaya Ikonik Roger Moore di Film James Bond
Mengenang Gaya Ikonik Roger Moore di Film James Bond
Look Good
Waktu Terbaik Berolahraga Saat Bulan Puasa
Waktu Terbaik Berolahraga Saat Bulan Puasa
Feel Good
3 Posisi Bercinta yang Membuat Dia Terpuaskan
3 Posisi Bercinta yang Membuat Dia Terpuaskan
Feel Good
Pamer Kemesraan di Media Sosial, Apa Batasannya?
Pamer Kemesraan di Media Sosial, Apa Batasannya?
Feel Good
Berteman Tetap Bisa Seru tanpa Harus Bergosip
Berteman Tetap Bisa Seru tanpa Harus Bergosip
Feel Good
Ini Tips Merawat Sepeda Kesayangan Supaya Awet
Ini Tips Merawat Sepeda Kesayangan Supaya Awet
Feel Good
Menikmati Makanan Ini Sekaligus Menjaga Kesehatan Kulit
Menikmati Makanan Ini Sekaligus Menjaga Kesehatan Kulit
Eat Good
Close Ads X