Keputihan Berlebihan Pengaruhi Kesuburan - Kompas.com

Keputihan Berlebihan Pengaruhi Kesuburan

Kompas.com - 28/02/2013, 13:47 WIB

KOMPAS.com - Keputihan berlebihan yang dikategorikan tidak normal dapat mempengaruhi kesuburan wanita sehingga mempersulit hamil.  Oleh sebab itu, jika Anda sedang merencanakan kehamilan, cobalah untuk tidak menyepelekan masalah keputihan.

Menurut ahli kecantikan dr. Uqudiah Kafanila Prisatianti, wanita Indonesia pasti pernah mengalami keputihan, namun sayangnya belum semua wanita peduli dan seringkali menyepelekannya. Padahal, keputihan yang berlebihan dapat menghambat kesuburan.

"Bakteri, jamur, ataupun virus bukan hanya 'bersarang' di vagina sehingga menyebabkan keputihan, tapi juga bisa menyebar ke sistem reproduksi bagian atas, contohnya daerah leher rahim (serviks) sehingga mengakibatkan penyumbatan," ujar dokter yang memiliki sapaan akrab Uqe ini di sela-sela peluncuran Women's Secret, Rabu (27/2/2013) kemarin di Jakarta.

Penyumbatan, kata Uqe, dapat berupa kanker, mioma, ataupun kista. Penyumbatan dapat menghambat sperma untuk masuk mencapai sel telur wanita. Hal ini yang dapat menyulitkan wanita untuk hamil.

Kendati demikian, perempuan tidak perlu takut saat mengalami keputihan. Menurut Uqe, keputihan adalah masalah yang umum dialami oleh setiap wanita dan tak semua keputihan selalu berbahaya. 

Ada jenis keputihan yang dianggap normal dan tidak berbahaya. Keputihan normal mengandung lapisan jaringan vagina, jaringan leher rahim, lendir endoserviks, dan bakteri "baik" terutama golongan Lactobacillus. Ciri-cirinya yaitu bentuknya cair dan encer, warnanya bening atau sedikit putih, jumlahnya sedikit dan hampir tidak berbau.

"Keputihan jenis ini merupakan sesuatu yang alamiah untuk membersihkan diri, sebagai pelicin, dan pertahanan dari berbagai infeksi," ujarnya.

Keputihan berlebihan, berwarna agak kuning hingga hijau, cenderung kental, berbau tidak sedap,dan biasanya menimbulkan gatal dan kadang nyeri merupakan jenis keputihan yang perlu ada waspadai. Karena keputihan jenis inilah yang disebabkan oleh bakteri, jamur, ataupun virus yang berbahaya bagi organ kewanitaan, tutur Uqe.

"Jika Anda mengalami keputihan yang tidak normal, maka sebaiknya  segera memeriksakan diri," pungkasnya.

EditorAsep Candra
Terkini Lainnya
Empati Berkurang Gara-gara Kurang Tidur
Empati Berkurang Gara-gara Kurang Tidur
Feel Good
5 Kesalahan Mandi yang Sering Dilakukan Pria
5 Kesalahan Mandi yang Sering Dilakukan Pria
Eat Good
4 Jenis Wanita yang Tidak Masuk Kriteria Istri Idaman
4 Jenis Wanita yang Tidak Masuk Kriteria Istri Idaman
Feel Good
4 Jenis Pria yang Tidak Masuk Kategori Suami Pilihan
4 Jenis Pria yang Tidak Masuk Kategori Suami Pilihan
Feel Good
Apakah Tebar Pesona Efektif untuk Dapatkan Pacar?
Apakah Tebar Pesona Efektif untuk Dapatkan Pacar?
Feel Good
Bahaya Diet Ketogenik untuk Penderita Diabetes
Bahaya Diet Ketogenik untuk Penderita Diabetes
Eat Good
Bokong Sering Berkeringat, Normalkah?
Bokong Sering Berkeringat, Normalkah?
Feel Good
Para Suami, Dukunglah Istri Anda untuk Memakai Kontrasepsi
Para Suami, Dukunglah Istri Anda untuk Memakai Kontrasepsi
Feel Good
Kondisi Bukan Penyakit yang Bisa Bikin Tekanan Darah Naik
Kondisi Bukan Penyakit yang Bisa Bikin Tekanan Darah Naik
Feel Good
3 Alasan Anda Sulit Kembalikan Semangat Kerja seperti Sedia Kala
3 Alasan Anda Sulit Kembalikan Semangat Kerja seperti Sedia Kala
Feel Good
3 Koleksi Pintar untuk Pria Dewasa
3 Koleksi Pintar untuk Pria Dewasa
Feel Good
Hati-hati, Lari Maraton Bisa Sebabkan Kerusakan Ginjal
Hati-hati, Lari Maraton Bisa Sebabkan Kerusakan Ginjal
Feel Good
Lakukan Ini Ketika Mulai Membenci Pekerjaan Anda
Lakukan Ini Ketika Mulai Membenci Pekerjaan Anda
Feel Good
4 Tipe Sepatu yang Harus Dimiliki Semua Pria
4 Tipe Sepatu yang Harus Dimiliki Semua Pria
Look Good
Sering Migrain? Bisa Jadi karena Berat Badan Naik
Sering Migrain? Bisa Jadi karena Berat Badan Naik
Feel Good
Close Ads X