Bersyukurlah dan Jantung Anda akan Lebih Sehat - Kompas.com

Bersyukurlah dan Jantung Anda akan Lebih Sehat

Kontributor Health, Diana Yunita Sari
Kompas.com - 28/04/2015, 11:45 WIB
Shutterstock Ilustrasi

KOMPAS.com - Orang tua selalu mewanti-wanti kita untuk selalu berterima kasih dan bersyukur atas apa yang diterima. Saran ini sebaiknya tidak dianggap lalu begitu saja karena ada alasan baik dibalik itu semua.

Mereka dengan perasaan penuh syukur atau terima kasih mengalami tidur serta suasana hati yang lebih baik. Tambahan lainnya, perasaan tersebut membantu menurunkan tingkat inflamasi pada pasien gagal jantung. 

Pada penelitian sebelumnya, telah ditunjukkan bahwa spiritualitas secara umum, berkaitan dengan kualitas hidup serta kesehatan fisik yang lebih baik. Dalam studi kali ini, Paul Mills, dari bagian kesehatan masyarakat dan psikiatri, University of California, San Diego beserta timnya mempersempit fokus tersebut dan mencoba menghubungkan antara perasaan bersyukur dengan jantung yang biasa diekspresikan dalam pernyataan 'a grateful heart'.

Menurut Mills, yang terafiliasi dengan Chopra Center for Wellbeing, Carlsbad, California, mereka ingin meneliti perasaan bersyukur tersebut pada populasi yang pernah mengalami masalah dengan kesehatan jantungnya.

Untuk itu, tim studi yang juga melibatkan Deepak Chopra (yang dikenal secara luas atas dukungan kesehatan alternatifnya), menarik 186 pasien dari klinik jantung California. 

Kesemua pasien ini mengalami gagal jantung stadium B. Kondisi tersebut menunjukkan kalau mereka memiliki sejumlah gangguan fungsi serta pembengkakan jantung tetapi bukan dengan simtom yang lebih serius. Dikatakan para periset, tahap B ini menjadi waktu penting untuk intervensi karena kerusakan yang terjadi dapat dibalikkan. 

Responden kemudian diteliti tingkat rasa bersyukur, kesejahteraan spiritual dan efikasi diri. Efikasi diri ini adalah keyakinan akan kemampuan diri untuk berhasil dalam mengelola fungi jantungnya. Pasien juga dinilai simtom depresi yang dialami serta kualitas tidur dan kelelahan. Terakhir, para periset mengecek darah partisipan untuk melihat indikator peradangan. 

Dari studi tersebut, para peneliti menjumpai bahwa pasien yang lebih bersyukur dilaporkan tidur lebih baik, suasana hatinya lebih sedikit mengalami tekanan, tidak terlalu lelah, efikasi dirinya lebih tinggi dan indikator peradangan yang lebih rendah. 

Nina Kupper, profesor psikolog dari Tillburg University, Belanda, mengatakan bahwa emosi positif secara umum dihubungkan dengan kesehatan yang lebih baik. Dan karenanya, "Perasaan bersyukur sebagai sebuah konsep, bisa menjadi pembuka ke emosi positif lebih dari yang dilakukan spiritualitas." Terkait dengan penekanan akan pentingnya emosi positif terhadap proses pemulihan, perasaan tersebut sangat penting dalam menjaga keseimbangan antara beban penyakit dan kapasitas seseorang saat berurusan dengan penyakitnya. 

Dalam sub-study yang dilakukan, juga dijumpai bahwa pasien yang membuat jurnal rasa bersyukur terhadap perawatan mereka mengalami penurunan indikator dari inflamasi atau peradangan serta peningkatan variabilitas denyut jantung (yang merupakan ukuran lain dari penurunan risiko).

PenulisKontributor Health, Diana Yunita Sari
EditorLusia Kus Anna
SumberReuters,
Komentar
Terkini Lainnya
Bijaksanalah Gunakan Media Sosial, Manajer HRD Mengawasi Anda
Bijaksanalah Gunakan Media Sosial, Manajer HRD Mengawasi Anda
Feel Good
Bingung Memilih Kontrasepsi? Bicarakan di Website Ini
Bingung Memilih Kontrasepsi? Bicarakan di Website Ini
Feel Good
Ayah, Jangan Lakukan 5 Hal Ini pada Anak
Ayah, Jangan Lakukan 5 Hal Ini pada Anak
Feel Good
Pentingnya Terbuka Masalah Keuangan Sebelum Menikah
Pentingnya Terbuka Masalah Keuangan Sebelum Menikah
Feel Good
Bisakah Manusia Berhubungan Seks di Luar Angkasa?
Bisakah Manusia Berhubungan Seks di Luar Angkasa?
Feel Good
Mengapa Kita dengan Mudah Menjadi Gemuk Lagi?
Mengapa Kita dengan Mudah Menjadi Gemuk Lagi?
Look Good
Tahan Komentar Buruk Anda pada Kemampuan Bermusik Anak
Tahan Komentar Buruk Anda pada Kemampuan Bermusik Anak
Feel Good
Ada di Manakah Pria Paling Tampan di Amerika Serikat?
Ada di Manakah Pria Paling Tampan di Amerika Serikat?
Look Good
Minuman untuk Pulihkan Energi Setelah Marathon
Minuman untuk Pulihkan Energi Setelah Marathon
Eat Good
Perempuan Lupa Jaga Makan dan Olahraga, Ini Bahaya Besar!
Perempuan Lupa Jaga Makan dan Olahraga, Ini Bahaya Besar!
BrandzView
Mengarahkan Anak yang Berbakat Modelling
Mengarahkan Anak yang Berbakat Modelling
Look Good
Standar Tampan Baru di 2017, Wajah Kotor dan Berminyak
Standar Tampan Baru di 2017, Wajah Kotor dan Berminyak
Look Good
Adidas Serius Ciptakan 'Sneakers' dari Limbah Laut
Adidas Serius Ciptakan "Sneakers" dari Limbah Laut
Look Good
Obesitas Lebih Membahayakan Dibanding Rokok
Obesitas Lebih Membahayakan Dibanding Rokok
Feel Good
Takaran Aman Konsumsi Kafein
Takaran Aman Konsumsi Kafein
Eat Good
Close Ads X