Bahaya Pengharum Ruangan

Kompas.com - 07/12/2009, 16:36 WIB
Editoracandra

KOMPAS.com -  Tak semua pengharum ruangan ternyata aman bagi kesehatan. Ada yang bisa membuat pusing, mual, hingga muntah. Bahkan pewangi tertentu bisa mengganggu pertumbuhan janin!

Pemakaian produk apa pun yang merupakan zat-zat kimia, bila berlebihan atau berkontak langsung melalui sistem pernapasan, akan menimbulkan gangguan pada fungsi sistem saraf. Demikian dikemukakan Dr. rer. Nat. Budiawan dari Puska RKL (Pusat Kajian Risiko dan Keselamatan Lingkungan).

Contohnya, pingsan dan gangguan sistem pernapasan. Begitu juga jika kontak dengan kulit. Bahan pewangi organik dapat dengan mudah terserap melalui kulit dan menyebabkan efek pada kulit seperti iritasi dan dermatitis. Meskipun komponen zat kimia aktif yang dikandung tiap pewangi berbeda-beda. Itulah mengapa efek bahayanya bisa berbeda-beda tergantung pada komposisi dan bahan aktif aromanya.

Di pasaran ada berbagai jenis pewangi. Ada yang padat (biasanya pewangi yang diperuntukkan untuk toilet dan lemari), ada yang cair, gel dan ada juga yang semprot. Sementara penggunaannya, ada yang digantungkan, ada yang diletakkan begitu saja, atau ditempatkan di bibir AC maupun kipas angin.

Menurut Budiawan, bahaya pewangi umumnya tergantung pada jenis/bentuknya maupun pewangi dan komponen-komponen kimia aktif yang terkandung di dalamnya, disamping faktor pengaruh lain, seperti jalur paparannya. Dari segi bentuk, sediaan yang mudah menguap (aerosol) lebih berisiko bagi tubuh, terutama jika terjadi kontak langsung melalui sistem pernapasan. Namun demikian kontak yang terjadi melalui kulit pun bukan tak berisiko mengingat zat pewangi akan begitu mudah memasuki tubuh.

Asal tahu saja, di pasaran ada 2 jenis zat pewangi, yakni yang berbahan dasar air dan berbahan dasar minyak. Pewangi berbahan dasar air umumnya memiliki kestabilan aroma (wangi) relatif singkat (sekitar 3-5 jam). Itulah mengapa pewangi berbahan dasar air relatif lebih aman bagi kesehatan dibandingkan pewangi berbahan dasar minyak. Memang, pewangi berbahan dasar minyak lebih tahan lama sehingga harga jualnya bisa lebih mahal. Pewangi jenis ini biasanya menggunakan beberapa bahan pelarut/cairan pembawa, di antaranya isoparafin, diethyl phtalate atau campurannya.

Sementara jenis pewangi yang disemprotkan umumnya mengandung isobutane, n-butane, propane atau campurannya. Untuk bentuk gel disertai kandungan bahan gum. Adapun zat aktif aroma bentuk ini umumnya berupa campuran zat pewangi, seperti limonene, benzyl acetate, linalool, citronellol, ocimene, dan sebagainya.

Menurut Budi, bagi prinsipnya semua zat pewangi tersebut berisiko terhadap kesehatan. Terutama pada mereka yang berada pada kondisi rentan, seperti ibu hamil, bayi, dan anak, ataupun orang yang sangat sensitif terhadap zat-zat pewangi. Sayangnya, baru sekitar 80% zat pewangi belum teruji keamanannya terhadap manusia. Di sinilah kewaspadaan konsumen betul-betul dituntut. Ada pun pewangi yang sudah dilarang The International Fragrance Association (IFRA) di antaranya pewangi yang mengandung musk ambrette, geranyl nitrile, dan 7-methyl coumarin. Sedangkan yang berbentuk gel dilarang bila mengandung zat-zat pengawet yang berbahaya bagi kesehatan, seperti formaldehyde dan methylchloroisothiozilinone. Jadi, tidak semua pewangi memberi efek negatif bagi kesehatan. Artinya, kita masih bisa menggunakan pewangi yang beredar di pasaran.

Hindari Sinar Matahari

Secara kasat mata mungkin sulit untuk mengetahui mana pewangi yang aman dan mana yang berbahaya. Sebagai tindak pencegahannya, konsumen harus cerdik memilih pewangi dengan merek terdaftar/teregistrasi. Dengan demikian keamanannya minimal cukup terjamin di bawah lembaga pengawas/pemberi izin. Tentu saja demi keamanan konsumen, badan pengawas harus benar-benar mengontrol peredaran pewangi ini. Terlebih terhadap pewangi dengan kandungan zat-zat tertentu yang memang diketahui berisiko bagi kesehatan. Mengapa hal ini perlu ditekankan? Tak lain, tegas Budi, pihak produsen kerap tidak mau mencantumkan pada kemasan mengenai komposisi bahan-bahan dalam pewangi yang diproduksinya.

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cuaca Panas, Waspada Dehidrasi dan Heat Stroke

Cuaca Panas, Waspada Dehidrasi dan Heat Stroke

Feel Good
Delapan Trik Berbusana Lebih Nyaman Saat Cuaca Panas

Delapan Trik Berbusana Lebih Nyaman Saat Cuaca Panas

Look Good
Kate Middleton, Cantik dalam Balutan Gaun 'Bunga' Biru Pucat

Kate Middleton, Cantik dalam Balutan Gaun "Bunga" Biru Pucat

Look Good
Pola Hidup Sehat Negeri Matador Bikin Keuangan Anda Enggak Tekor

Pola Hidup Sehat Negeri Matador Bikin Keuangan Anda Enggak Tekor

BrandzView
Melihat Tren Mode 2020 di Jakarta Fashion Week

Melihat Tren Mode 2020 di Jakarta Fashion Week

Look Good
Perbesar Peluang Promosi Jabatan dengan 4 Tips Ini

Perbesar Peluang Promosi Jabatan dengan 4 Tips Ini

Feel Good
Suhu Panas Melanda, Jaga Tubuh Tetap Sehat

Suhu Panas Melanda, Jaga Tubuh Tetap Sehat

Feel Good
Trik Mengusir Godaan Kantuk dan Lesu di Siang Hari

Trik Mengusir Godaan Kantuk dan Lesu di Siang Hari

Feel Good
Makanan yang Jadi Sumber Kolagen Alami

Makanan yang Jadi Sumber Kolagen Alami

Eat Good
Promosi Gaya Hidup Sehat Ala Michelle Obama

Promosi Gaya Hidup Sehat Ala Michelle Obama

Feel Good
Ini Akibatnya Jika Hanya Sikat Gigi Sekali Sehari

Ini Akibatnya Jika Hanya Sikat Gigi Sekali Sehari

Feel Good
Bahayanya Minum Obat Kedaluwarsa

Bahayanya Minum Obat Kedaluwarsa

Feel Good
Gaji Turun? Hati-hati, Bisa Sebabkan Penurunan Kinerja Otak

Gaji Turun? Hati-hati, Bisa Sebabkan Penurunan Kinerja Otak

Feel Good
Kolaborasi Levi's X Star Wars, Seperti Apa?

Kolaborasi Levi's X Star Wars, Seperti Apa?

Look Good
Hai Pria, Kenali Dulu dan Jangan Minum Sembarang Obat Kuat

Hai Pria, Kenali Dulu dan Jangan Minum Sembarang Obat Kuat

Eat Good
komentar di artikel lainnya
Close Ads X