Batasan Selingkuh Beda untuk Pria dan Wanita

Kompas.com - 02/06/2010, 21:09 WIB
Editordin

KOMPAS.com - Ketika Anda sedang berlibur, jauh dari suami atau kekasih, dan tiba-tiba bertemu mantan yang dulu bikin Anda tergila-gila, apa yang Anda lakukan? Carrie Bradshaw dalam Sex and the City 2 memilih untuk mengikuti kata hatinya. Ia mengecup Aidan (diperani John Corbett).

Kecupan itu memang tidak begitu dalam, namun kita tahu Carrie sebenarnya masih memiliki perasaan khusus terhadap Aidan. Bila hal itu terjadi pada kita, tentu kita akan merasa bersalah dan berusaha berpikir positif: toh, kita tidak melakukan apa pun yang "berbahaya". Itu hanya kecupan ringan untuk seorang teman.

Namun meskipun berusaha keras mengenyahkan rasa bersalah tersebut, Anda pasti akan tetap dihantui pikiran. Apakah saya telah berselingkuh? Sebab saya tidak ingin terlibat lebih jauh dengan si mantan.

Penulis dan pakar hubungan, Dr David Eigen, mendefinisikan selingkuh sebagai apapun yang dilakukan tanpa integritas terhadap komitmen, kesepakatan, atau janji pernikahan Anda. Bolehkah kita makan malam dengan seorang mantan jika kita sudah terlibat hubungan dengan orang lain?

"Sebenarnya boleh saja," kata Eigen, "jika hubungan pertemanan Anda dalam kadar yang sehat."

Kapan kita dikategorikan berselingkuh memang masih diperdebatkan, karena batasannya berbeda untuk pria maupun wanita. "Perempuan biasanya lebih emosional. Sedangkan untuk pria lebih berkenaan dengan seks," ujar pakar sek, Dr Victoria Zdrok.

Menurutnya, perempuan tidak hanya lebih emosional, tetapi juga lebih pemaaf. Kebanyakan perempuan mampu memaafkan saat pasangannya berselingkuh. Asal, yang dilakukan hanya untuk seks, bukan berpindah ke lain hati alias melibatkan perasaan. Kebalikannya, pria justru lebih sulit memaafkan urusan seks ketimbang cinta.

Jika situasi yang terjadi pada Carrie dan Aidan ini juga Anda alami, akibatnya tentu jauh lebih parah daripada jika Anda berselingkuh dengan pria kenalan Anda yang baru. "Selingkuh dengan mantan itu jauh lebih menyakitkan (untuk pasangan)," lanjut  Dr Zdrok.

Penyebabnya tak lain adanya komponen emosional yang kuat antara Anda dan mantan. Apalagi jika dulu Anda berpisah baik-baik, tanpa permusuhan. Aiiih... ribet!

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.