Stop Berdebat soal Seks!

Kompas.com - 29/04/2011, 14:34 WIB
EditorDini

KOMPAS.com — Seks memang menyenangkan, dan Anda menyepakati bahwa hal itu merupakan salah satu aspek untuk kehidupan pernikahan yang bahagia. Namun, tak dapat dimungkiri bahwa ada kalanya Anda hanya ingin berbaring sambil membaca buku atau menonton film saja sebelum tidur. Hal ini kadang-kadang tak bisa dipahami oleh kaum pria. Bila Anda tidak sedang kelelahan, atau bukan sedang tidak mood, mengapa harus menolak untuk bercinta?

Sebelum hal ini menjadi perdebatan sesaat atau setiap saat, lebih baik Anda berusaha mengubah sikap Anda agar seks menjadi momen yang ditunggu-tunggu oleh Anda berdua. Bagaimana caranya?

Jujurlah dengan apa yang Anda rasakan
Daripada menyalahkan pasangan, atau berpura-pura tidak memerhatikan bahwa ia sedang horny banget, lebih baik katakan saja mengapa Anda lagi enggak mood untuk bercinta. Dengan demikian, si dia tak akan merasa bahwa Anda menolaknya. Sementara Anda pun tak perlu lagi berpura-pura tidur saat ia membisikkan rayuannya di telinga Anda. Kejujuran memang menjadi kuncinya di sini. Awalnya pun mungkin tak mudah, tetapi bila Anda membiasakan diri untuk terbuka dengan komunikasi seksual, selanjutnya Anda akan lebih mudah membahas masalah seputar hal tersebut.

Jangan membangun dinding emosional
Ketika Anda dan pasangan terus-menerus berdebat mengenai seks, Anda cenderung akan membangun dinding emosional bila topik tersebut mencuat ke permukaan. Bukan hal yang baik bila Anda menutup diri secara emosional, terutama jika hal itu menyangkut seks. Memiliki kehidupan seks yang sehat artinya melupakan semua masalah di masa lalu, atau topik apapun yang pernah Anda perdebatkan. Dan, hal ini hanya akan terjadi kalau Anda bersedia menghadapinya. Semakin Anda menghindari dialog soal seks, semakin sulit memperbaiki kehidupan seks Anda.

Tentukan waktu yang nyaman untuk Anda
Sering dikatakan bahwa pria cenderung siap kapan saja untuk berhubungan seks. Sementara bagi wanita, ada waktu-waktu tertentu dalam sehari yang kurang nyaman untuk berhubungan intim. Misalnya saja, kalau Anda bukan tergolong orang yang biasa tidur malam, Anda pun akan enggan bercinta saat malam sudah larut. Bahkan, meskipun si dia hanya menginginkan quickie sex. Apakah Anda merasa lebih nyaman bila melakukannya sepulang kerja, setelah mandi? Semuanya terserah Anda. Tentu, memilih waktu seperti ini tidak berarti Anda hanya melakukannya sesuai jadwal. Bila Anda masih punya tenaga di lain waktu, kenapa tidak?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.