Joanne Warsito, Mak Comblang Profesional

Kompas.com - 21/06/2011, 09:04 WIB
EditorDini

KOMPAS.com - Bisnis mencarikan pasangan itu tidak hanya untuk mencari uang. Perlu panggilan jiwa dan kegairahan. Karena panggilan jiwa itulah, Joanne Warsito meninggalkan dunia korporasi yang telah ia lakoni selama 15 tahun, dan merintis dari nol Matchactually-Asia.

Melalui Matchactually-Asia, Joanne tidak hanya mencarikan pasangan bagi klien dari kandidat yang ada dalam database -disusun dari registrasi online. Ia juga ”berburu” kandidat untuk kliennya, antara lain di pameran lukisan, wine-tasting, hingga tempat jamuan makan.

Selain mencarikan calon pasangan, Joanne juga mengajari bagaimana berkencan sesuai dengan kondisi tiap-tiap klien. Misalnya, mulai dari cara mengirim ”sinyal” pada lawan jenis dengan tatapan tak lebih dari tiga detik, hingga soal cara mengomunikasikan persoalan pada pasangan.

”Pacaran itu profitable kalau punya tujuan. Berpacaranlah dengan orang yang memang Anda mau dan Anda punya tujuan dengannya,” kata Joanne, yang amat merahasiakan identitas para klien ini.

Berhadapan dengan klien, Joanne terbiasa dengan pertanyaan seperti, ”Kenapa aku selalu tertarik kepada cowok yang takut berkomitmen?” Atau, ”Kenapa gampang sekali dia dapat pacar, padahal aku lebih cantik?”

Joanne yakin, pria pada dasarnya bukan takut berkomitmen. Mereka hanya memerlukan alasan jelas untuk berkomitmen dengan seorang perempuan. ”Ketika seorang perempuan menyerahkan segalanya saat berpacaran, si pria bisa jadi makin sulit menemukan alasan untuk berkomitmen,” ujarnya.

Karena tak kunjung menemukan alasan, ada pria mapan yang mudah berkencan, tetapi kesulitan menemukan calon istri. Sebaliknya, ada juga pria yang sukses berkarier, tetapi merasa tak mampu menggaet satu perempuan pun.

Syarat: sayang kucing
Hampir semua klien Joanne datang dengan membawa daftar panjang kriteria yang mereka inginkan. Seorang perempuan, misalnya, bisa mensyaratkan pasangan dengan tinggi badan minimal, rambut tidak botak, pembaca setia koran berbahasa Inggris, pencinta kucing, dan lain-lain.

Namun, bila daftar panjang ini diperas jadi syarat utama saja, ”top list”-nya adalah mapan bekerja, sayang kepada pasangan, bisa menghargai mertua, dan baik kepada teman-temannya.

Pada klien pria, syarat tampilan fisik hampir selalu menempati urutan teratas daftar yang panjang. Namun, ketika disusun ”top list” yang paling kerap muncul adalah: perempuan yang bisa jadi ibu terbaik buat anak-anak dan sayang kepada si pria.

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X