Perlukah Anak Konsumsi Minyak Ikan?

Kompas.com - 27/12/2011, 01:14 WIB
EditorAsep Candra

TANYA :  

Saya pernah ditawari oleh seorang kerabat suplemen minyak ikan yang mengandung omega-3 dan DHA dari ikan salmon.  Katanya, suplemen ini baik untuk perkembangan otak anak saya. Masalahnya, saya ragu karena belum terbiasa memberikan suplemen kepada anak saya yang kini berusia 7 tahun. Apakah benar suplemen Omega-3 dan DHA ini dibutuhkan oleh anak seusia tersebut.  Apakah ada alternatif lain untuk mendapatkan Omega-3 DHA secara alami, karena suplemen dan ikan salmon itu relatif mahal harganya.  Terima kasih atas penjelasannya.

(Reiny, 34, Bandung)


JAWAB :

Ibu Reiny yang baik,

Pada saat ini, banyak suplemen yang ditawarkan dengan manfaat tertentu untuk tubuh kita. Sebenarnya alam telah menyediakan manfaat yang berlimpah untuk kesehatan melalui menu makanan seimbang yaitu menu bervariasi dengan porsi sesuai kebutuhan tubuh.

Untuk perkembangan otak yang baik, diperlukan berbagai nutrisi yaitu ;

•    Protein untuk membangun strukturnya didapat dari lauk pauk hewani dan nabati
•    Lemak (Asam lemak esensial-Omega-3 dan Omega-6) untuk sintesa membran sel neuron didapat dari ikan, kedelai, minyak ikan, telur, daging
•    Vitamin untuk reaksi kunci terdapat dalam buah dan sayur
•    Mineral untuk penghantar impuls saraf, terdapat dalam buah, sayur dan lauk pauk.

Asam lemak Omega-3 dan Omega-6
Dikatakan asam lemak esensial karena nutrisi tersebut dibutuhkan untuk kesehatan tubuh kita (untuk semua usia), tetapi tubuh kita tidak dapat membuatnya dan harus diperoleh dari makanan yang dikonsumsi. Menu makanan kita biasanya sudah  kaya akan Omega-6, oleh karena itu diusahakan untuk mengkonsumsi Omega-3.

Omega-3
Ada tiga jenis Omega-3: alpha-linolenic acid (ALA), eicosapentaenoic acid (EPA) dan docosahexaenoic acid (DHA). Tubuh kita mempunyai enzim yang merubah ALA menjadi EPA dan DHA.

Sumber Omega-3 alami di dalam makanan :
•    ALA ditemukan pada kacang walnut, flaxseed, minyak flaxseed dan Telur
•    EPA dan DHA banyak ditemukan dalam ikan berlemak seperti salmon, tuna, makarel, hering dan sarden

Sumber Omega-6 alami di dalam makanan :
•    Daging, jagung, minyak bunga matahari, kedelai

Jadi, apabila pola diet atau menu makanan yang ibu terapkan kepada anak sudah seimbang, bervariasi dan cukup lengkap, maka dia tidak perlu lagi mengkonsumsi suplemen. Semoga jawaban ini bermanfaat.

 



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X