Afriyani Jalani Tes Kejiwaan

Kompas.com - 01/02/2012, 13:39 WIB
EditorHertanto Soebijoto

JAKARTA, KOMPAS.com - Afriyani Susanti (29) menjalani tes kejiwaan yang dilakukan Badan Narkotika Nasional (BNN) hari ini, Rabu (1/2/2012).

"Hari ini saya mendampingi pemeriksaan kejiwaan oleh BNN terhadap tersangka di Rutan Narkoba Polda Metro Jaya, direncanakan pukul 11.00 WIB," kata Kasubdit Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Sudarmanto di Jakarta.

Hingga kini sudah ada 28 saksi yang diperiksa dalam kasus tersebut. Kemungkinan jumlah tersebut akan bertambah sesuai kebutuhan penyidikan.

"28 orang saksi tersebut meliputi teman tersangka yang ada di mobil, saksi di TKP Stadium, saksi kunci yang ada TKP, saksi yang evakuasi, termasuk ahli waris atau keluarga korban, lalu dari sekuriti kantor pajak, sekuriti gedung Alia, dan sekuriti Gedung Kementrian Perdagangan," kata Sudarmanto..

Berkas perkara Afriyani dijanjikan bakal rampung dalam waktu dekat ini. Tetapi saat ini masih dibutuhkan keterangan saksi ahli dari berbagai pakar, seperti pakar metafisika, ketergantungan obat BNN, dan ahli hukum pidana.

Akibat kejadian yang menewaskan sembilan orang dan tiga luka berat tersebut, sang sopir, Afriyani Susanti dijerat pasal berlapis. Afriyani dikenakan Pasal 283, yaitu mengemudi dengan tidak wajar Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009, Pasal 287 Ayat 5 melanggar aturan batas kecepatan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009, Pasal 288 Ayat 2 tidak memiliki SIM, Ayat 1 tidak memiliki STNK Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009, dan Pasal 310 Ayat 1,2,3,4 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Kelalaian yang Menyebabkan Hilangnya Nyawa Orang Lain. Termasuk juga pasal pembunuhan.

Selian itu, Afriyani bersama tiga temannya yang ada di dalam kendaraan maut tersebut, dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, karena keempatnya positif menggunakan narkoba.

Sebagaimana diketahui, tabrakan maut terjadi di Jalan MI Ridwan, dekat Tugu Tani, Jakarta Pusat, Minggu (22/1/20212) pukul 11.30 WIB. Sebuah mobil Daihatsu Xenia B 2479 XI menabrak sejumlah pejalan kaki yang sebagian besar baru saja selesai berolahraga di Monumen Nasional (Monas).

Mobil Daihatsu Xenia yang dikendarai Afriyani Susanti (29), saat itu melaju kencang dan sempat oleng hingga menghantam para pejalan kaki di trotoar dan halte. Mobil baru behenti setelah ringsek masuk ke halaman kantor Kementerian Perdagangan.

Akibatnya, sembilan orang tewas dan tiga orang luka-luka. Korban tewas dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), sementara korban luka-luka dilarikan ke RSPAD.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.