Malas Sikat Gigi Bisa Memicu Kanker?

Kompas.com - 14/06/2012, 08:59 WIB
EditorAsep Candra

KOMPAS.com - Jangan pernah menganggap remeh kebersihan gigi dan mulut. Baru-baru ini, para ilmuwan di Swedia menemukan bahwa peningkatan plak pada gigi telah dikaitkan dengan risiko kematian dini akibat kanker.

Penelitian ini merupakan sebuah studi observasional yang dipublikasikan secara online dalam British Medical Journal Open, melibatkan 1.390 orang antara tahun 1985 dan 2009. Pada awal penelitian, seluruh partisipan ditanyai terkait faktor-faktor kemungkinan akan peningkatan risiko kanker, termasuk menilai kebersihan mulut mereka.

Setelah kurun waktu 24 tahun, 58 pasien meninggal  dan 35 di antaranya akibat kanker. Mereka yang meninggal secara signifikan memiliki jumlah plak gigi jauh lebih banyak. Indeks plak gigi pada partisipan yang telah meninggal lebih tinggi daripada mereka yang masih hidup.

Peneliti mencatat, partisipan yang meninggal memiliki indeks skor antara 0,84 sampai 0,91 - yang menunjukkan bahwa daerah gusi pada gigi ditutupi plak - sedangkan mereka yang masih hidup memiliki skor lebih rendah 0,66-0,67 - yang menunjukkan cakupan plak hanya sebagian saja.

Rata-rata usia kematian adalah 61 tahun pada perempuan dan 60 tahun untuk pria. Peneliti mengira, para wanita seharusnya dapat hidup sekitar 13 tahun lebih lama, dan pria 8,5 tahun lebih lama, sehingga kematian mereka bisa dianggap prematur, kata para peneliti.

"Berdasarkan temuan ini, tingginya muatan bakteri pada permukaan gigi dan gingiva selama waktu yang berkepanjangan mungkin memainkan peran dalam karsinogenesis," kata peneliti.

Namun, penulis mengingatkan bahwa penemuan mereka tidak membuktikan bahwa penyebab plak gigi sebagai penyebab kanker. "Hipotesis penelitian kami melihat buruknya kebersihan mulut, sebagaimana tercermin dalam jumlah plak gigi, dikaitkan dengan meningkatnya kematian akibat kanker," jelasnya.

"Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan apakah ada faktor kausal dalam hubungan yang diamati," ucap peneliti.

Plak gigi menandakan buruknya kebersihan mulut dan merupakan sumber potensi infeksi, yang juga punya hubungan dengan masalah kesehatan sistemik.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.