Kompas.com - 15/04/2013, 20:16 WIB
EditorAsep Candra

KOMPAS.com - Untuk pertama kalinya, tim dokter Indonesia berhasil melakukan transplantasi ginjal pada pasien anak. Operasi cangkok ginjal dilakukan terhadap Cliff Yehezkeil Mambu (13) pasien asal kabupaten Pohowato Gorontalo Sulawesi Utara di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta, pada 13 Maret lalu.

Menurut ketua tim operasi, Prof.DR.dr.Endang Susalit SpPD-KGH, pada konferensi pers di Jakarta pada Senin (15/4/2012), transplantasi ini sukses berkat kerjasama tim dokter dari bagian kesehatan anak, bedah, dan urologi.

Operasi cangkok ginjal sebetulnya bukanlah hal baru di RSCM. Pada 2012 saja, ada lebih dari 40 kasus transplantasi ginjal di rumah sakit pemerintah itu. Namun operasi tersebut ditujukan bagi dewasa.

Endang, yang menjabat Kepala Divisi Ginjal Hipertensi FKUI/RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo, yakin timnya mampu melakukan operasi transplantasi ginjal pada anak. Hal ini dikarenakan anatomi ginjal pada dewasa dan anak tidak jauh berbeda. Seringnya mengoperasi ginjal pada dewasa menjadi pengalaman yang sangat berharga.

Cliff merupakan pasien anak yang didiagnosis gagal ginjal pada 2010. Gagal ginjal menahun yang diderita lelaki kelahiran 24 Oktober 2000 ini sudah memasuki stadium lima.

"Pasien harus melakukan cuci darah (hemodialisis) atau transplantasi ginjal. Tranplantasi lebih menguntungkan, karena hemodialisis tidak mampu menggantikan fungsi ginjal," kata DPJP Transplantasi Ginjal Anak, Prof.Dr. Taralan Tambunan Sp.A (K).

Arry Rodjani SpU dari Departemen Urologi RSCM menambahkan, operasi cangkok berjalan sukses dan tidak menemui kendala berarti. "Tidak ada kendala selama operasi. Ginjal dewasa dan anak tidak jauh berbeda," katanya.

Perbedaan ginjal anak dan dewasa, lanjut Arry, hanya terdapat pada ukuran rongga ginjal. Pada anak, rongga tersebut lebih kecil sehingga mengakibatkan alternatif peletakan ginjal menjadi terbatas. Artinya, ginjal yang sudah ditanam tidak bisa diangkat lagi. Kondisi ini mensyaratkan peletakan ginjal tidak boleh gagal.

Keberhasilan tim dokter RSCM mengoperasi Cliff membuat putra sulung pasangan Serli Kartili dan James Mambu itu kini tampak lebih segar dan ceria. Kendati masih berbalut masker saat memasuki ruang konferensi pers, Cliff sibuk melayani berbagai pertanyaan awak media.  Ia juga memutuskan jalan kaki memasuki ruang konferensi pers.

 "Enggak sakit. enggak takut operasi," katanya saat ditanya bagaimana rasanya setelah operasi.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.