Kompas.com - 30/04/2013, 11:23 WIB
EditorDini

KOMPAS.com - Belakangan ini, tren sulam bibir mulai kembali marak. Sejumlah selebriti terang-terangan mengungkapkan bahwa mereka menjalani perawatan sulam bibir. Anda pun mungkin ingin punya bibir yang penuh dan sensual, tapi masih was-was dengan proses dan hasilnya. Nah, makanya pertimbangkan dulu hal berikut ini.

1. Sulam bibir pada umumnya aman untuk semua orang, kecuali untuk mereka yang sedang menstruasi. Akan lebih baik jika Anda menunggu kira-kira 7-10 hari setelah selesai mentruasi untuk melakukan perawatan ini. Untuk ibu hamil dan penderita diabetes, sebaiknya melakukan prosedur sulam bibir setelah mendapat persetujuan dari dokter.

2. Sebelum memutuskan untuk menjalani sulam bibir, ada baiknya mempertimbangkan beberapa hal, seperti kredibilitas klinik, salon, atau siapa yang mengerjakannya. Setelah mempertimbangkan di mana dan siapa yang melakukan, tentunya perlu mengerti juga detail bagaimana orang tersebut (ahli atau spesialis sulam bibir) menjalankan prosedur sulam bibir itu sendiri, yakni dengan mengetahui cara, alat, teknik,dan bahan yang digunakan. Setelah jelas akan semua detail yang diberikan, barulah memutuskan.

3. Rasa sakit selama prosedur berlangsung tergantung kondisi tubuh masing-masing, terutama kondisi kulit, hormonal, dan regenerasi. Biasanya sebelum dimulai, ada penggunaan anestesi, dan ketika bibir sudah kebal pengerjaan baru dimulai. Namun pada beberapa orang dengan kondisi kulit tertentu, memang ada sedikit rasa sakit, atau lebih tepatnya bukan rasa sakit, melainkan sebatas rasa tidak nyaman.

4. Sulam bibir yang baik bertahan secara semi permanen, dalam jangka 1-3 tahun, bahkan sampai 5 tahun untuk hilang total.

5. Dalam prosedur kosmetik semi permanen, alat atau mesin yang digunakan mestilah alat terbaru yang telah melalui beberapa tahap penyempurnaan untuk mencapai hasil pengerjaan yang halus dan ringan. Sedangkan bahan yang digunakan adalah pigmen warna organik dari sari tumbuh-tumbuhan. Pigmen warna organik adalah bahan yang ramah untuk tubuh, sehingga tidak berbahaya. 

Namun perlu diketahui bahwa pengerjaan kosmetik semi permanen yang ringan dan organik, membutuhkan pengerjaan lebih dari satu kali. Pada umumnya dua atau tiga kali, dengan selang waktu pengerjaan antara pengerjaan sebelumnya dan pengerjaan seterusnya setelah paling kurang satu bulan.

6. Efek samping; kulit sekitar bibir memerah karena reaksi anestesi dan efek pengerjaan. Namun pada umumnya sekitar 1-2 jam setelah reaksi bius hilang total, kulit sekitar yang memerah pun hilang. Sekitar 85 persen pengerjaan sulam bibir tidak ada efek bengkak, dan 15 persennya disebabkan kulit yang relatif sensitif, dan atau reaksi bius yang kurang maksimal sehingga pemakaian bius melebihi takaran pada umumnya. Efek bengkak menghilang setelah kurang lebih 24 jam.

7. Sulam wajah (alis, eyeliner, bibir) yang baik adalah yang semi permanen. Untuk mendapatkan hasil semi permanen yang baik, tergantung dari cara, alat, teknik, bahan, dan juga ketelatenan. Jangan terkecoh oleh istilah-istilah marketing. Pastikan konsultasi dan penjelasan dari si spesialis meyakinkan dan tidak bias. Jadilah konsumen yang pintar dengan mengetahui semua informasi yang Anda butuhkan sebelum memutuskan menjalani perawatan ini.

Sumber: Merry Gunawaty, spesialis semi permanen kosmetik dari OSalon

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X