Kompas.com - 29/06/2013, 22:45 WIB
Ibu hamil sangat disarankan untuk tidur miring ke kiri. SHUTTERSTOCKIbu hamil sangat disarankan untuk tidur miring ke kiri.
|
EditorFelicitas Harmandini
KOMPAS.com - Tidur merupakan satu masalah tersendiri untuk ibu hamil. Meski tubuh terasa lelah, perut yang membesar membuat tidur jadi kurang nyaman. Jika ini pun menjadi problem untuk Anda, cobalah untuk tidur miring ke kiri.

Tidur miring ke kiri akan meningkatkan aliran darah dan nutrisi ke plasenta dan janin. Ginjal ibu hamil juga akan bekerja lebih efisien, dengan menghilangkan cairan dan "sampah" dari dalam tubuh. Dengan posisi ini, cairan yang menumpuk di kaki dan tangan, yang membuat kaki membengkak akan berkurang. Yang terutama, posisi ini juga akan mengurangi aliran darah ke jantung dan menyebabkan penurunan aliran jantung.

Posisi yang paling tidak disarankan untuk ibu hamil adalah telentang, khususnya selama trimester akhir. Tidur dengan posisi telentang akan membuat rahim menekan tulang belakang, otot punggung, usus, dan pembuluh darah utama. Akibatnya, punggung jadi sakit, ambeien, dan penurunan peredaran darah, yang membuat Anda tidak nyaman dan menurunkan peredaran darah ke janin. Anda juga bisa jadi pusing, tekanan darah rendah, mengorok, menambah berat badan, dan mengalami sleep apnea (gangguan henti nafas).

Untuk memudahkan Anda, sebaiknya biasakan tidur miring ke kiri sejak awal kehamilan. Tidur dengan posisi yang sama sepanjang malam memang tidak akan nyaman, jadi Anda pun perlu mengubah posisi dari sisi kiri ke kanan. Meski begitu, sebaiknya Anda lebih banyak miring ke kiri demi kesehatan Anda dan bayi di dalam kandungan.

Agar Anda bisa tidur miring dengan nyaman, ini yang bisa Anda lakukan:
* Hindari minuman yang mengandung kafein seperti soda, kopi, dan teh.
* Hindari makan terlalu banyak beberapa jam sebelum tidur. Lebih baik Anda makan lebih banyak saat sarapan dan makan siang, dan makan lebih sedikit pada malam hari. Penuhi kebutuhan nutrisi dan minum air putih sepanjang hari.
* Biasakan tidur dan bangun pada jam yang sama setiap hari.
* Hindari latihan terlalu berat menjelang tidur, dan lakukan kegiatan yang merileksasi seperti berendam dalam air hangat selama 15 menit, minum susu hangat dengan tambahan madu.
* Terbangun karena kram? Tekan-tekan kaki Anda dengan kuat ke dinding. Tambahkan asupan kalsium ke dalam menu makan Anda untuk menghindari kram.
* Jika Anda kurang tidur pada malam sebelumnya, coba ganti dengan tidur siang selama 30-60 menit.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X