Apa yang Terjadi Saat Wanita Menstruasi?

Kompas.com - 10/12/2013, 08:32 WIB
Jangan biarkan nyeri haid menghalangi aktivitas. shutterstockJangan biarkan nyeri haid menghalangi aktivitas.
|
EditorAsep Candra

KOMPAS.com - Tidak berlebihan jika dikatakan masa sebelum atau saat menstruasi bagi wanita mirip dengan saat menaiki roller coaster. Emosi yang naik turun kerap menghampiri wanita sebelum atau saat datang bulan tiba.

Kelabilan emosi sebelum dan saat datang bulan, sebetulnya diakibatkan perubahan keseimbangan hormon. Berikut urutan perubahan hormon yang terjadi sebelum dan saat wanita menstruasi menurut Serdar Bulun M.D. dari Northwestern University; Robert Casper M.D. dari University of Toronto, Nicholas Panay MRCOG dari Chelsea & Westminster Hospital, London

1. Empat minggu sebelum menstruasi

Satu bulan sebelum menstruasi, kelenjar pituitari yang terdapat di otak melepaskan  follicle stimulating hormone (FSH) dan luteinizing hormone (LH) dalam aliran darah. Pelepasan dua hormon tersebut merupakan isyarat bagi ovarium untuk melepaskan sel telurnya.

Ketika pesan diterima, ovarium akan melepaskan sel telur yang paling dewasa ke saluran indung telur (tuba falopi). Dari saluran tersebut, sel telur membutuhkan waktu beberapa hari hingga mencapai rahim.

Selama perjalanan sel telur, ovarium akan meningkatkan produksi estrogen. Hormon ini memicu bagian tepi rahim untuk menyiapkan diri sebagai tempat berdiamnya embrio.

2. Dua minggu sebelum menstruasi

Saat rahim mulai membangun jaringan dan meningkatkan asupan darah, indung telur melepaskan hormon kunci kehamilan yang disebut progesteron. Ketika hal tersebut terjadi, suhu tubuh wanita biasanya meningkat beberapa derajat.

Progesteron juga menjadi alasan melebarnya saluran ASI di payudara. Akibatnya payudara tampak lebih besar dan sakit bila disentuh.

Adanya progesteron kemungkinan mengganggu sirkulasi kimia otak, termasuk hormon pengatur mood yang disebut serotonin. Hal ini berefek pada amygdala, yaitu struktur otak yang berkaitan dengan emosi. Hasilnya adalah dua khas emosi saat pre menstruation syndrome (PMS) terjadi, yaitu cepat marah dan gelisah.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X