Kompas.com - 14/12/2013, 15:29 WIB
Ilustrasi piranti makan dari kaca. Lock & LockIlustrasi piranti makan dari kaca.
|
EditorLusia Kus Anna

Kompas.com - Memasak atau memanaskan makanan di oven dan microwave bukan hal asing bagi para wanita khsususnya di perkotaan. Terlebih menjelang Natal dan Tahun Baru ketika kebanyakan keluarga lebih memilih menu makanan ala Western yang kebanyakan memang harus dipanggang. Untuk itu diperlukan piranti makan berbahan kaca.

Secara umum saat ini di pasaran ada tiga material yang digunakan untuk piranti makanan. Yang pertama adalah berbahan kaca biasa, berbahan tempered glass dan kaca tahan panas (heat-resistant glass). Piranti berbahan kaca biasa yang umumnya dipakai untuk gelas, piring, atau mangkuk, umumnya sangat rapuh dan mudah pecah.

Sementara itu piranti makan berbahan tempered glass umumnya lebih murah tapi memiliki kelemahan bisa pecah dengan sendirinya jika suhu di sekitarnya berubah. Material tempered glass ini juga biasa digunakan pada kaca mobil atau kaca kamar mandi. Salah satu ciri dari material ini adalah adanya warna pelangi pada kaca.

Inovasi terbaru pada bahan kaca adalah kaca tahan panas yang lebih aman digunakan. Kelebihan bahan ini saat dipakai untuk memasak adalah lebih tahan akan perubahan suhu yang cepat dan suhunya akan naik perlahan-lahan karena tidak menyerap banyak gelombang elektromagnetik sehingga permukaannya tidak terlalu panas. Beratnya juga lebih ringan dibanding piranti berbahan tempered glass.

Lock & Lock, produsen piranti makanan asal Korea, kini menghadirkan piranti memasak khusus untuk digunakan dalam oven dan microwave menggunakan bahan heat-resistant glass yang terbuat dari bahan borosilicate. Bahan ini diklaim aman dan lebih tahan pada suhu panas dan suhu dingin pada waktu bersamaan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X