Mitos Bercinta saat Hamil Tua

Kompas.com - 02/02/2014, 16:01 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
|
EditorSyafrina Syaaf

KOMPAS.com – Indonesia adalah salah satu negara di Asia yang kaya akan mitos, terutama seputar perempuan hamil. Salah satunya adalah bercinta ketika masa kandungan memasuki fase akhir, kabarnya dapat mempercepat kelahiran.

Sebagai seorang istri dan calon mama yang tengah mengandung besar, pastinya Anda sudah tidak sabar lagi menimang buah cinta Anda dalam dekapan. Alhasil, Anda pun mempraktekkan berbagai mitos yang mujarab dalam mempercepat proses persalinan, beberapa di antaranya adalah bercinta dengan suami.

Menurut sebuah riset dari Ohio State University mengungkapkan bahwa, wanita yang aktif secara seksual saat hamil tua tidak melahirkan lebih cepat dari mereka yang “pantang”. Jika benar demikian, mengapa mitos ini begitu santer terdengar dan bahkan sejumlah pasangan telah membuktikan kebenarannya.

“Sperma pria mengandung sedikit prostaglandins, hormon yang merangsang kelahiran,” ujar Jonathan Schaffir, M.D., penulis riset. “Tapi jumlah cairan mani yang mungkin berhasil meluncur ke dalam vagina tidak akan memulai proses kelahiran.”

Jika Anda bersikeras untuk mencoba keabsahan dari mitos ini, Jonathan menyarankan untuk berkonsultasi terlebih dulu pada dokter kandungan, tujuannya untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan pada bayi Anda.

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X