Semua Teman Sudah Menikah, Bagaimana dengan Anda?

Kompas.com - 21/04/2014, 16:46 WIB
Ilustrasi menikah. SHUTTERSTOCKIlustrasi menikah.
|
EditorSyafrina Syaaf

KOMPAS.com — Sejumlah kajian menyebutkan bahwa sebelum usia mencapai angka 30, perempuan disarankan untuk segera melabuhkan hati dan hidupnya dalam sebuah ikatan pernikahan. Namun, kenyataannya, menemukan belahan jiwa tidak semudah yang terlihat di film-film komedi romantis.

Menikah bukan sebuah keputusan main-main. Jangan hanya karena desakan sosial dan pasangan, Anda bersedia menikah, meski sebenarnya hati dan batin belum siap.

Berikut beberapa alasan yang salah untuk menikah, dikutip dari situs The Huffington Post:

(Baca juga: "Alasan Salah untuk Buru-buru Menikah" )

1. Semua teman sudah menikah

Semua teman sebaya dan saudara seumuran sudah menikah, bahkan sebagian besar dari mereka telah memiliki anak. Situasi yang demikian menciptakan tekanan dan beban tersendiri bagi para lajang. Tak ayal, hal ini membuat mereka jadi memaksa pasangan untuk segera menikah. Padahal, menikah adalah komitmen berlandaskan cinta dan komitmen antarpasangan. 

2. Ingin cepat-cepat punya anak

Secara alamiah, setiap perempuan pasti memiliki naluri keibuan dalam diri mereka. Tak heran, bayi yang lucu dan mungil menarik perhatian Anda, dan membuat Anda memiliki keinginan punya anak sendiri. Namun, alasan ingin buru-buru punya momongan adalah motivasi yang salah untuk menikah. Pasalnya, buah hati harusnya lahir dari perpaduan cinta kedua orangtua, bukan berdasarkan tenggat waktu yang tidak realistis!

3. Jam biologis terus berdetak kencang

Alasan utama perempuan ingin cepat-cepat menikah adalah usia yang telah matang dan kualitas alat reproduksi yang menurun seiring usia. Kekhawatiran soal jam biologis ini menjadi momok tersendiri bagi perempuan lajang. Sebab, gambaran memiliki anak pada usia produktif memang indah dalam impian.

4. Si dia mengancam putus

Hal ini terjadi jika Anda belum ingin menikah, sedangkan si dia sudah ingin menikah. Lalu, si dia mulai memaksa Anda untuk cepat-cepat menikah dengan alasan sudah cocok sepenuhnya (walaupun Anda merasa belum bisa mengenalnya dengan sangat baik). "Ah, daripada si dia memutuskan hubungan, lebih baik segera menikah saja." Mungkin ini yang ada di pikiran Anda, tetapi hati-hati, jangan sampai keputusan impulsif tersebut berakhir menjadi penyesalan.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X