Stop Memanggil Model dengan Sebutan "Plus Size"

Kompas.com - 26/03/2015, 19:00 WIB
Robyn Lawley, model dengan ukuran 12 dan dikenal sebagai model ukuran plus pertama yang dapat masuk di majalah Sports Illustrated. DAILYTELEGRAPH.COM.AURobyn Lawley, model dengan ukuran 12 dan dikenal sebagai model ukuran plus pertama yang dapat masuk di majalah Sports Illustrated.
|
EditorAlvin Dwipayana

KOMPAS.com - Dalam dunia modeling, para model yang memiliki ukuran tubuh diatas 10, biasanya digolongkan sebagai model dengan ukuran plus. Meski saat ini model dengan ukuran plus mulai banyak digandrungi dalam dunia fashion, pada kenyataanya tak semua model yang memiliki ukuran badan plus senang dilabeli dengan sebutan plus size.

Beberapa model di Australia, bahkan membuat kelompok dan menyebarkan kampanye #droptheplus, yang bertujuan untuk mengapus kata plus size atau ukuran plus dari kamus dunia modeling dan industri retail fashion. Aksi ini terjadi, lantaran kelompok model ukuran plus melihat para model yang kurus di labeli sebagai body positive atau tubuh yang positif pada sebuah iklan. Padahal pada kenyataanya, para model berukuran tubuh plus ini, jauh lebih kurus ketimbang pengonsumsi busana plus. Tentunya iklan tersebut dianggap membahayakan para konsumer yang beranggapan tubuh positif adalah tubuh yang sangat kurus.

Robyn Lawley, model dengan ukuran 12, dan dikenal sebagai model ukuran plus pertama yang dapat masuk di majalah Sports Illustrated mengatakan, "Saya tidak tahu apakah saya termasuk sebagai model berukuran plus atau tidak. Saya hanya menilai bahwa saya adalah seorang model, yang secara tidak langsung juga ingin membantu perempuan pada umumnya untuk menerima bentuk tubuh mereka."

Seorang model lainnya, Stefania Ferrario, yang terkenal sebagai brand ambassador dari lini pakaian dalam milik Dita von Teese, dalam akun twitternya @stefania_model, menuliskan, "Industri fashion melabeli saya dengan sebutan plus size! Dan saya berpikir, berapa banyak dari para perempuan yang mengalami masalah pada citra rubuhnya. Kita semua harus mengarah kepada kenyataan #droptheplus," Ferrario juga menulis, "Seksi berasal dari pikiran, bukan dari ukuran busana. Pose paling seksi yang dapat dilakukan oleh tiap orang adalah kepercayaan diri. Jangan membiarkan masyarakat mendikte Anda apa arti dari sebuah kecantikan. Cintai apa yang membuat diri Anda berbeda."



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X