Cara Baru Menyantap Minuman Tradisional Jamu

Kompas.com - 23/09/2015, 13:10 WIB
Ilustrasi thinkstockphotos.comIlustrasi
|
EditorAlvin Dwipayana

KOMPAS.com - Rasa minuman tradisional jamu khas Indonesia, memang belum tentu cocok untuk lidah setiap orang. Kadang, aroma dan tanggapan indra pengecap yang tidak biasa, membuat masyarakat memilih jenis jamu yang itu-itu saja untuk dikonsumsi. Untuk mengakali hal tersebut, sebenarnya ada beberapa alternatif sajian jamu lezat yang tentu tidak mengurangi manfaat kesehatannya. Seperti yang Kompas Female temui di Desa Wero, Kebumen, Jawa Tengah baru-baru ini.

Desa Wero merupakan salah satu desa yang dibina oleh Martha Tilaar Group untuk mengembangkan teknik mengolah jamu. Tim Kompas Female sempat berkunjung dan mengikuti kegiatan yang dilangsungkan selama tiga hari, dimana sekaligus merupakan rangkaian peringatan 45 tahun Martha Tilaar Group berdiri. 

Dari hasil kegiatan selama tiga hari tersebut, ibu-ibu di Desa Wero ini dapat menguasai teknik untuk membuat jamu ke berbagai sajian nan lezat. Sajian menarik seperti puding herbal, pecel sehat, sampai jamu jus buah, disajikan di balai desa Wero. Puding mangga temulawak misalnya, memiliki rasa yang segar berasal dari buah mangga dengan manfaat temulawak sebagai peningkat nafsu makan. 

Ada pula jahe merah instan, jamu dengan bentuk bubuk yang dapat bertahan selama satu tahun dan kian lezat jika disantap dengan susu. Rasanya sungguh lezat, dan tak memiliki aroma jamu kental sama sekali. "Semoga dengan pelaksanaan program ini, kami juga semakin bisa memberdayakan masyarakat di sekitar pedesaan, bahkan mampu melestarikan jamu sebagai sebuah kekayaan alam. Kita sebagai bangsa sendiri harus bisa melestarikan jamu sebagai minuman khas tradisional Indonesia," ujar Heru selaku manager CSR dari Martha Tilaar Group. 

Ide cerdas alternatif  sajian jamu ini juga disambut sangat baik oleh ibu-ibu di Desa Wero. Para ibu Desa Wero bahkan berencana kalau hasil sajian jamu alternatif yang ternyata disukai banyak orang ini akan dijadikan pendapatan sampingan. Bahkan akan dijadikan salah satu oleh-oleh minuman khas dari Desa Wero yang dikenal dengan sebutan "Desa Hijau".

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X