Jangan Gegabah Tanam Bulu Mata Palsu, Ini Risikonya

Kompas.com - 27/01/2016, 11:02 WIB
THINKSTOCK.COM Ilustrasi

KOMPAS.com --
Anda yang berminat ingin mencoba prosedur kecantikan baru, yakni tanam bulu mata, ada baiknya Anda untuk mengetahui risiko di balik perawatan itu terlebih dahulu.

Beberapa waktu lalu, Kompas Female bertanya kepada salah satu penyedia jasa tanam bulu mata, Dewi Nails & Beauty, dan Christine, seorang founder tempat kursus tanam bulu mata bernama @christinecarolinastudio, untuk mengetahui risiko di balik prosedur tanam bulu mata. 

"Pemasangan bulu mata yang salah dapat menyebabkan mata iritasi atau bengkak. Paling penting itu, lem tidak boleh terkena kulit kelopak mata," ujar Devi, Supervisor dari Dewi Nails & Beauty.

Devi juga mengingatkan bahwa dua minggu seusai pemakaian bulu mata, biasanya akan terasa sedikit gatal. 

Sementara itu, Christine mengingatkan pentingnya memasang ekstensi bulu mata kepada yang telah berpengalaman.

"Ketika dipasang, bulunya bisa menempel dengan bulu sebelahnya. Ini bisa terjadi karena penggunaan lem terlalu banyak atau ketika pengerjaan menggunakan pinset terlalu lebar," jelas Christine. 

Selanjutnya, Christine juga mengungkapkan bahwa bisa saja saat pemasangan bulu mata terasa perih akibat banyak faktor, misalnya, uap lem yang masuk ke mata, atau ketika pemasangan, klien membuka mata. 

Namun yang pasti, meski memiliki risiko, prosedur tanam bulu mata tetap dicintai oleh banyak wanita yang ingin tampil cantik dan praktis.

Devi mengatakan bahwa tanam bulu mata ini seperti "candu".

"Banyak klien yang kembali lagi. Apalagi dengan jalanan jakarta yang macet dan semua serba ingin cepat, tanam bulu mata lebih dipilih," terangnya.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Editor Syafrina Syaaf
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X