Kompas.com - 03/06/2016, 09:02 WIB
|
Editor Syafrina Syaaf

 

KOMPAS.com ­-  Mengasuh anak bukan hanya tanggung jawab ibu. Idealnya, ayah dan ibu memiliki porsi seimbang dalam memberikan kasih sayang dan mengasuh sang buah hati.


Ya, memang benar bahwa ibu telah mengandung anak selama 9 bulan dan berjuang dalam proses melahirkan. Praktis, peran ibu pun terbilang lebih besar dalam mengasuh anak.

Namun, seluruh orangtua di Indonesia harus tahu bahwa peran seorang ayah juga penting dalam fase tumbuh kembang anak.

"Bagaimana pun juga pengasuh utama biasanya di dalam rumahtangga ini adalah ibu. Tentu saja tanpa mengesampingkan peran bapak, karena peran bapak pun luar biasa," ujar Indria Laksmi Gamayanti, M.Si, Psikolog, Ketua Kemuning Kembar dan Ketua Ikatan Psikologi Klinis , saat ditemui dalam acara kampanye Nivea #Sentuhanibu, di Jakarta, Kamis (2/6/2016).

Indria menekankan bahwa jangan sampai pemikiran mengenai pengasuhan hanya mementingkan peran seorang ibu.

Memang seorang ibu paling utama, tapi peran ayah juga dibutuhkan. Sebab, peran ayah tidak hanya untuk anaknya, tapi sangat dibutuhkan untuk menguatkan dan mendampingi sang ibu.

Peran seorang ayah ini juga penting, seperti halnya kedekatan hubungan dan komunikasi antara ayah dengan anaknya. Pola yang demikian akan membantu anak untuk lebih akrab dengan anak dan membuat anak percaya pada ayah.

Kedua peran dari ayah dan ibu ini tentunya sangat penting. Selain baik dalam pembentukkan karakter si kecil, pengasuhan yang dilakukan bersama-sama juga bisa membuat keluarga lebih harmonis sekaligus langgeng.

Suasana yang hangat tersebut juga akan membuat anak tidak akan tergantung oleh salah satu orangtuanya.

"Pada intinya, dalam pengasuhan harus ada keseimbangan. Sebab, kebutuhan anak akan sentuhan ibu dan ayahnya itu sama besarnya," tutupnya.

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.