Hamil Besar, Wanita Ini Percaya Diri Beraksi Tari Tiang

Kompas.com - 04/08/2016, 15:00 WIB
Aksi Kat Bailey menari tiang saat hamil besar NEWS.COM.AUAksi Kat Bailey menari tiang saat hamil besar
|
Editor Syafrina Syaaf

KOMPAS.com – Seorang wanita hamil memilih latihan tari tiang untuk persiapan mengurangi rasa sakit kontraksi kala persalinan. 

Wanita itu bernama Kat Bailey. Dia, bahkan mendokumentasikan diri menari tiang dalam keadaan hamil besar.

Bailey yang memang berprofesi sebagai pelatih penari tiang asal  Nottinghamshire, Inggris, ini merupakan mantan dosen. 

Sekarang, dia memilih merintis karier sebagai pelatih penari tiang profesiona.

Videonya sedang menari tiang telah diunggah ke akun Facebook dan disaksikan lebih dari 31 ribu penonton.

Dia menulisk, “Punya beberapa jam sebelum pergi ke rumah sakit dan akan melakukan beberapa tarian tiang diantara kontraksi”.

Dalam video tersebut Bailey menari mengenakan baju ketat bewarna ungu dengan legging bermotif leopardwarna pelangi, sambil berdiri di depan tiang.

Dia lincah melakukan beberapa gerakan tari tiang, walau masih hamil dia tetap kuat untuk mengangkat badannya melakukan gerakan, bahkan hingga melakukan posisi kaki split.

“Ta-da! Bayi bisa melayang sekarang,” katanya.

Bailey mengaku sempat mengikuti kompetisi menari tiang saat hamil tujuh bulan.

Penampilannya terus berliuk-liuk pada tiang dalam kondisi hamil, membuat banyak netizen melontarkan pendapat.

Ada yang mengatakan bahwa tari tiang bukanlah olahraga yang baik untuk anaknya yang belum lahir.

Sebab, menurut orang yang tidak setuju dengan Kat, tari tiang sangat berbahaya.

 

 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X