Piyama Gantikan Pakaian Dalam sebagai Tren 2017

Kompas.com - 26/01/2017, 11:05 WIB
Busana piyama jadi tren Harajuku baru di Jepang. ROCKETNEWS24Busana piyama jadi tren Harajuku baru di Jepang.
|
EditorShierine Wangsa Wibawa

KOMPAS.com -- Seperti pergantian tahun sebelumnya, banyak orang yang penasaran dengan tren busana tahun ini walaupun baru memasuki bulan pertama.

Sebelumnya, telah disebutkan bahwa tren busana muslim untuk tahun ini lebih kepada padu padan busana.

Namun, bagaimana dengan tren busana non-muslim di Indonesia untuk tahun 2017?

Seorang perancang busana Indonesia yang telah tampil di London Fashion Week, Rinda Salmun, menjawab pertamanyaan ini.

Rinda berkata bahwa tahun ini akan ada banyak busana yang menggunakan ruffles atau renda.

“Kalau tren tahun lalu kan lingerie (pakaian dalam) dipakai sebagai luaran, kalau tahun ini banyak baju yang siluetnya seperti piyama. Jadi lingerie to piyama,” ujarnya saat diwawancarai usai konferensi pers Magnum White Almond, di Jakarta, Rabu (25/1/2016).

Dia melanjutkan, yang dimaksudkan bukanlah memakai piyama keluar rumah, tetapi busana dengan model dan bahan yang mirip dengan piyama, seperti halnya pada detail busana yang menggunakan garis atau bahan seperti piyama.

Selain itu, Rinda juga menafsirkan bahwa tren busana tahun ini juga akan lebih mengarah kepada celana yang lebih lebar. Sementara itu, celana ketat akan menjadi lebih jarang digunakan.

“Jadi tren fashion nya lebih kepada yang pewe (nyaman) dan bisa dipakai tanpa harus tahan nafas,” ucapnya.

Rinda juga menekankan, pada dasarnya semua tren busana terletak pada kenyamanan ketika digunakan sehingga dalam padu pada busana pun harus mementingkan kenyamanan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X