Kompas.com - 16/02/2017, 14:04 WIB
Ilustrasi THINKSTOCK.COMIlustrasi
|
EditorShierine Wangsa Wibawa

KOMPAS.com -- Penyebab perceraian di Indonesia memang beragam, mulai dari perselingkuhan, komunikasi yang kurang baik, hingga rasa yang hilang di tengah jalan.

Namun, salah satu sumber konflik rumah tangga yang paling sering didengar adalah mertua yang suka ikut campur.

Co-founder Kelas Cinta, Jet Veetlev, mengatakan, di beberapa kasus yang saya dengar memang ada (konflik akibat mertua), apalagi untuk mommy boy yang selalu mengikuti kata mamanya, di situlah terjadi cekcok rumah tangga.

“Apakah bisa terjadi perceraian? Paling tidak aku sudah dengar dua kasus di mana si anak menceraikan istrinya karena permintaan orangtua,” ucapnya usai seminar Twogether Forever dan peluncuran buku The Lovable Lady Formula yang diadakan di Hotel Grand Tjokro, Jakarta, Sabtu (11/2/2017).

Kei Savourie, co-founder lainnya, juga menambahkan, mertua dan orangtua akan selalu ikut campur tangan karena kita di Indonesia.

Oleh karena itu, sudah menjadi tugas pasangan untuk memberikan batasan kepada orangtua agar tidak mengganggu dengan campur tangan.

“Salah satu contoh batasan adalah tidak tinggal bersama orangtua,” ucap Lex DePraxis yang juga co-founder Kelas Cinta.

Dia melanjutkan, itu sudah memberikan batasan yang sangat luar biasa. Lagipula, tinggal bersama orangtua sangat tidak sehat untuk pernikahan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X