Kompas.com - 16/11/2017, 15:08 WIB
EditorGlori K. Wadrianto

NEW ORLEANS, KOMPAS.com - Bagi para kolektor, mahalnya harga barang yang mereka koleksi kerap bukan menjadi hal yang terlalu dipertimbangkan.

Hal ini juga berlaku bagi para penggemar wine (anggur). Bayangkan saja, harga sebotol wine bisa mencapai ribuan bahkan ratusan ribu dollar.

Tentu, ada faktor-faktor yang mempengaruhi tingginya harga tersebut. 

Ada soal reputasi wine,  jumlah botol yang dihasilkan, atau pun besar tidaknya permintaan kolektor. Hal-hal itu amat mempengaruhi harga.

Baca juga : Minum Wine Bisa Bikin Lebih Pintar?

Pada akhir pekan, tanggal 3 November lalu, diyakini telah terjadi penjualan satu botol wine termahal di dunia. 

Wine produksi Alexander Valley Cabernet Sauvignon tahun 2015 itu telah terjual seharga 350.000 dollar AS, atau kira-kira Rp 4,7 miliar.

Penjualan tersebut terjadi dalam lelang yang digelar Emeril Lagasse Foundation di New Orleans, AS, untuk mengumpulkan dana amal bagi anak-anak.

Laman Vinepair memberitakan, secara keseluruhan lelang amal tersebut berhasil mengumpulkan uang hingga 3,5 juta dollar AS, atau sekitar Rp 47,4 miliar.

Namun penjualan anggur California itulah yang paling banyak mengundang perhatian.

Baca juga : Mencicipi Wine di Kastil Kuno Italia

Terutama, publikasi di seluruh dunia yang menyebut sebotol wine ini sebagai yang termahal di dunia. 

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.