Kompas.com - 09/05/2018, 07:34 WIB

Ia juga menyinggung sejumlah brand internasional yang setiap produknya bernilai jual sangat tinggi hingga puluhan bahkan ratusan juta rupiah. Menurutnya, batik seharusnya juga bisa sampai ke tingkatan tersebut.

Produk dari brand-brand luar negeri, kata dia, memang unggul dari segi inovasi. Seperti konstruksi dan teknik pembuatan.

Namun, proses pembuatan produk dari batik memerlukan waktu yang panjang.

"Fesyen luar harganya bisa puluhan juta, ratusan juta. Batik kenapa enggak bisa?" kata Oscar.

Ia menambahkan, hal utama yang harus diingat dari batik sebetulnya adalah para pengrajin di belakangnya, bukan desainer.

Usaha-usaha untuk terus membawa batik ke kancah internasional diharapkan bisa mengangkat level para pengrajin batik.

"Bicara bagaimana batik bisa berlangsung, kita bicara bagaimana pengrajin bisa naik level. Di Indonesia sudah bagus, bagaimana di dunia bisa." ujar Oscar.

"Setidaknya dari budaya itu dihargai, dalam budaya itu kit menghargai proses. Dari situ value batik saya harapkan juga diketahui orang-orang."

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.