Cerita Grace Natalie, Tegar di Tengah "Bullying" dan Difitnah...

Kompas.com - 20/01/2019, 06:36 WIB
Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie seusai menjadi pembicara acara Indonesia Millenial Summit 2019 di Grand Ballroom Kempinski Hotel, Jakarta, Sabtu (19/1/2019).KOMPAS.com/Nabilla Tashandra Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie seusai menjadi pembicara acara Indonesia Millenial Summit 2019 di Grand Ballroom Kempinski Hotel, Jakarta, Sabtu (19/1/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com – Tidak semua orang mampu orang berjiwa besar untuk menerima perundungan ( bully), tudingan, atau pun fitnah.

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia ( PSI) Grace Natalie termasuk salah satu yang mengalaminya.

Grace awalnya bercerita, dia tak pernah menyangka akan terjun ke dunia politik.

“Waktu jadi jurnalis saya sering wawancara politisi tapi enggak pernah kepengen jadi politisi.”

Begitu kata Grace dalam sebuah sesi diskusi pada acara Indonesia Millenial Summit 2019 Grand Ballroom Kempinksi Hotel, Jakarta, Sabtu (19/1/2019) kemarin.

Ia mengaku tak pernah menyangka bisa berada pada posisi yang ditempatinya saat ini.

Baca juga: Penyebar Hoaks Foto Syur Minta Maaf, Grace Natalie Cabut Aduan

Misalnya, meski dengan segala pesimistis yang muncul, toh ia berhasil membawa partainya resmi menjadi peserta Pemilu Legislatif 2019.

Menurut dia, situasi saat ini termasuk yang paling sulit bagi dia, dengan segala “hantaman” yang mengarah secara personal maupun terhadap partai.

Seperti serangan bullying lewat media sosial, isu selingkuh dengan kepala daerah, hingga foto syur editan,

“Kalau untuk personal, rasanya paling dark adalah hari ini,” tutur dia.

Meski begitu, Grace mengaku mempunyai cara sendiri dalam menghadapi berbagai persoalan itu.

Supporting system atau dukungan orang-orang dekat yang solid menjadi hal yang dianggapnya sangat penting.

Sejak awal berencana terjun ke dunia politik, Grace sudah bulat membuat keputusan bersama sang suami Kevin Osmond.

Halaman:



Close Ads X