Dari Korea untuk Kecantikan Perempuan Asia Tenggara

Kompas.com - 08/04/2019, 10:31 WIB
Pengunjung sedang menjajal salah satu teknologi milik kantor Amorepacific, Seoul, Korea Selatan. KOMPAS.com/KAHFI DIRGA CAHYAPengunjung sedang menjajal salah satu teknologi milik kantor Amorepacific, Seoul, Korea Selatan.
|
Editor Wisnubrata

SEOUL, KOMPAS.com - Setiap perempuan memiliki pandangan soal kecantikan berbeda, tak terkecuali mereka yang tinggal di Asia Tenggara.

Oleh karena itu, mendapatkan formula yang pas untuk sebuah produk kecantikan adalah hal penting.

Amorepacific--perusahaan induk berbagai merek kecantikan seperti Sulwhasoo, Laneige, Innisfree dan Etude House--berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan kecantikan perempuan Asia, termasuk Asia Tenggara.

"Amorepacific terus meneliti konsumen Asia untuk menemukan solusi kecantikan terbaik bagi mereka. Kami sedang lakukan penelitian yang berdasarkan institut research and inovation di Singapura," ungkap Senior VP Group Strategy Division Amorepacific, Namki Park, Seoul, Korea Selatan.

Sejalan dengan itu, segmen konsumen untuk produk kecantikan di Asia Tenggara dianggap cukup besar. Amorepacific mencoba mengambil posisi dari pasar tersebut.

Saat ini, perusahaan yang berdiri sejak 1945 tersebut mencoba masuk ke pasar Asia Tenggara dengan strategi multi merek.

Senior VP Group Strategy Division Amorepacific, Namki Park, Amorepacific, Seoul, Korea Selatan. KOMPAS.com/KAHFI DIRGA CAHYA Senior VP Group Strategy Division Amorepacific, Namki Park, Amorepacific, Seoul, Korea Selatan.

Park mengakui, selain mengembangkan bisnis khusus untuk Sulwhasoo, Laneige dan Innisfree, Amorepacific akan mengambil tantangan baru.

"Kami rencanakan merilis Mamonde dalam pertengahan tahun 2019 di Indonesia, serta tengah memikirkan merek Etude dan Mamonde di Vietnam lewat jalur perdagangan elektronik," katanya.

Ke depan, perluasan pasar di Asia Tenggara ini akan dibarengi dengan menghadirkan produk inovatif berdasarkan penelitian terhadap masing-masing konsumen di negara yang tergabung dalam ASEAN tersebut.

Adapun salah satu segmen konsumen yang diincar adalah milenial.

"Jika kami berhasil (melakukan riset), kami yakin sekali merealisasikan hasilnya ke produk. Saat itu, kami bisa penuhi konsumen di pasar ASEAN," katanya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X