Kompas.com - 23/03/2020, 13:31 WIB
Editor Wisnubrata

ayur

KOMPAS.com - Ayurveda adalah pengobatan tradisional yang berasal dari India dan sudah digunakan sejak kurang lebih 3.000 tahun yang lalu.

Istilah ayurveda berasal dari bahasa sansekerta, yaitu ayur yang berarti hidup dan veda yang berarti ilmu pengetahuan.

Ayurveda mengedepankan konsep keseimbangan. Orang yang menjalaninya percaya, bahwa penyakit bisa muncul karena adanya ketidakseimbangan atau stres pada hidup penderitanya.

Pengobatan ini menawarkan rangkaian penyembuhan yang menggabungkan antara gaya hidup sehat dan pengobatan tradisional, untuk bisa mengembalikan keseimbangan antara tubuh, pikiran, hati, dan lingkungan.

Pengobatan ayurveda biasanya akan dimulai dengan langkah menyucikan diri. Setelah itu, akan diikuti dengan menjalani pola makan khusus ayurveda (ayurveda diet), mengonsumsi ramuan herbal, terapi pijat, yoga, dan meditasi.

Mendalami konsep ayurveda

Menurut teori ayurveda, setiap manusia merupakan kombinasi dari lima elemen: udara, air, api, bumi, dan langit. Elemen-elemen ini kemudian bersatu di tubuh dan membentuk tiga jenis energi yang dinamakan doshas.

Doshas terdiri dari vata, kapha, dan pitta. Meski di tubuh manusia ada gabungan ketiganya, tapi umumnya ada satu jenis energi yang paling dominan.

Pada konsep ayurveda, tingkat keseimbangan doshas seseorang dianggap bisa menggambarkan keunikan kepribadian masing-masing orang, serta risiko kecenderungan jenis penyakit yang diderita.

Saat doshas di tubuh tidak seimbang, para pegiat konsep ini percaya bahwa hal ini akan menyebabkan gangguan pada aliran energi vital di tubuh yang disebut prana.

Terganggunya aliran energi di tubuh ini dipercaya dapat menyebabkan gangguan pencernaan dan membuat sisa kotoran di tubuh, yang disebut ama, menumpuk. Saat ama menumpuk, maka gangguan pencernaan dan gangguan aliran energi akan terus terjadi.

Lebih jauh tengang energi (doshas) dalam ayurveda

Doshas atau jenis energi yang ada dalam pengobatan ayurveda, merupakan bagian penting dalam konsep ayurveda. Berikut penjelasannya masing-masing.

1. Vata dosha

Bagi para penganut konsep ayurveda, vata dosha dipercaya sebagai energi paling kuat dibandingkan jenis energi lainnya. Energi ini mengatur fungsi tubuh paling dasar, bahkan hingga proses pembelahan sel.

Energi ini juga dianggap yang mengatur pikiran, pernapasan, aliran darah, fungsi jantung, dan kemampuan untuk membuang sisa-sisa kotoran lewat usus.

Hal yang diduga bisa mengganggu aliran energi ini adalah terlalu cepat makan lagi setelah waktu makan sebelumnya, rasa takut, kesedihan, dan kebiasaan bergadang.

Jika energi yang dominan dalam tubuh adalah jenis ini, maka Anda dikatakan lebih berisiko untuk terkena kondisi seperti:

  • Asma
  • Penyakit jantung
  • Gangguan kecemasan
  • Penyakit kulit
  • Rematik

2. Pitta dosha

Energi ini bertugas untuk mengontrol pencernaan, metabolisme, serta beberapa hormon yang berkaitan dengan nafsu makan.

Hal yang bisa mengganggu aliran pitta dosha adalah mengonsumsi makanan pedas, asam, dan terlalu lama berada di bawah sinar matahari.

Jika jenis energi ini adalah yang utama di tubuh, maka Anda dianggap lebih rentan terhadap beberapa penyakit di bawah ini.

  • Penyakit Chron
  • Penyakit jantung
  • Tekanan darah tinggi
  • Infeksi

3. Kapha dosha

Kapha dosha mengontrol pertumbuhan otot, kekuatan tubuh dan stabilitas, berat badan, serta sistem imun.

Aliran energi ini bisa terganggu jika Anda terlalu banyak tidur siang, mengonsumsi terlalu banyak makanan manis, mengonsumsi terlalu banyak garam atau air.

Orang yang memiliki kapha dosha sebagai aliran energi utama, dianggap lebih rentan mengalami gejala-gejala di bawah ini.

  • Asma dan gangguan pernapasan lainnya
  • Kanker
  • Diabetes
  • Mual setelah makan
  • Obesitas

Tahapan pengobatan ayurveda

Ilustrasi pengobatan ayurvedashutterstock Ilustrasi pengobatan ayurveda
Pengobatan ayurveda, biasanya diawali dengan pemeriksaan oleh seorang praktisi yang akan menanyakan seputar gaya hidup sehari-hari Anda, pola makan, dan riwayat kesehatan secara keseluruhan. Ia juga akan memeriksa 12 titik nadi di pergelangan tangan.

Selain itu, praktisi ayurveda juga akan memeriksa kondisi fisik mulai dari warna lidah, kulit, bibir, kuku, hingga mata.

Barulah setelah pemeriksaan lengkap dilakukan, praktisi tersebut akan melihat keseimbangan dosha di tubuh Anda.

Praktisi ayurveda kemudian akan membuat rencana perawatan yang unik untuk Anda, yang terdiri dari pola makan yang dianjurkan, jenis olahraga, rempah-rempah herbal, yoga, meditas, dan pijat.

Rencana perawatan ini bertujuan untuk mengembalikan keseimbangan energi di dalam tubuh Anda.

Bagi yang memutuskan untuk menjalani pengobatan ini, sebaiknya pikir baik-baik dan menimbang kelebihan serta kekurangannya secara matang. Sebab, belum ada penelitian yang benar-benar bisa mengonfirmasi efektivitas metode ini.

Berkonsultasilah dengan dokter sebelum memutuskan untuk menjalaninya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.