Kompas.com - 23/12/2020, 13:43 WIB
Ilustrasi kerja dari rumah. ShutterstockIlustrasi kerja dari rumah.

KOMPAS.com - Selama pandemi ini banyak orang yang semakin terbiasa melakukan banyak hal sekaligus alias multitasking. Mulai dari melakukan zoom meeting, memasak, sambil mendampingi anak sekolah online.

Tanpa disadari, terkadang kita juga berharap anak juga punya kemampuan multitasking Padahal, multitasking bisa berdampak negatif bagi orangtua maupun anak.


"Teknologi mempermudah anak-anak untuk melakukan banyak tugas, tetapi hal ini memengaruhi anak dan orangtua secara negatif," kata psikolog anak Ethan Benore, PhD, BCB, ABPP.

Kendati terbilang efisien, multitasking bukan merupakan solusi untuk menyelesaikan banyak pekerjaan.

Masalah baru bisa timbul dari multitasking, yakni segala sesuatu yang kita kerjakan akan sulit mencapai hasil maksimal.

Baca juga: 5 Gerakan Yoga Sederhana untuk Mengatasi Bahu dan Leher Tegang Akibat WFH

"Bagi tugas yang Anda kerjakan, atau Anda tidak bisa menyelesaikan tugas apa pun dengan baik," sebut Benore.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dampak multitasking pada anak

Anak bisa membuat pilihan lebih baik dan memprioritaskan tugas saat tugas tersebut dikerjakan satu per satu.

Namun, multitasking memengaruhi produktivitas serta otak anak. Multitasking membuat otak anak yang masih berkembang sulit menyerap informasi dan menghubungkan pikiran dan ide.

Dampak multitasking juga memengaruhi hubungan anak dengan keluarga.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.