Kompas.com - 28/05/2021, 15:44 WIB
Ketidakcocokan yang tidak bisa diatasi dengan baik dapat mengganggu keberlangsungan hubungan. SHUTTERSTOCKKetidakcocokan yang tidak bisa diatasi dengan baik dapat mengganggu keberlangsungan hubungan.

KOMPAS.com – Ada banyak gaya bertengkar pasangan, tetapi yang cukup sering dilakukan oleh perempuan adalah mendiamkan atau mengabaikan pasangan selama beberapa waktu. Kondisi itu disebut juga dengan "silent treatment".

Walau terkadang menahan diri berkomentar saat hati sedang diliputi rasa marah adalah jalan terbaik, tetapi silent treatment sebenarnya bukan solusi untuk mengatasi konflik.

Jika kita pernah mendapat perlakuan tersebut tentu akan membuat frustasi dan bingung. Para pakar bahkan menyebut silent treatment termasuk dalam kekerasan emosional.

Psikolog Rashi Laskari mengatakan penolakan untuk melakukan komunikasi verbal merupakan bentuk kontrol pasif agresif.

"Selama pandemi ketergantungan emosi kita pada pasangan lebih tinggi sehingga perilaku mendiamkan ini memiliki efek lebih besar," katanya seperti dikutip dari Times of India.

Baca juga: 6 Kesalahan yang Harus Dihindari saat Bertengkar dengan Pasangan

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jika kamu sedang "dihukum" oleh pasangan dengan silent treatment, Laskari memberikan tips untuk menghadapinya:

1. Kenali apakah ini karena keterampilan komunikasi yang buruk

Salah satu atau kedua pasangan mungkin kurang memiliki keterampilan dasar untuk mengekspresikan emosi/pikiran. Biarkan pasangan belajar untuk mengungkapkan perasaanya.  Berikan ia ruang untuk memproses perasaannya.

Baca juga: 5 Cara Hadapi Pasangan yang Tidak Beri Dukungan

2. Jangan mencoba jadi pembaca pikiran

Hindari mencoba mencari tahu apa yang mungkin dipikirkan pasangan. Dengan melakukan ini, sama saja kita mendukung pasangan untuk tidak mengekspresikan perasaannya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X